Tingkatkan Literasi Digital, Kominfo Jatim Gelar Sinergitas Jatim Digital di Kota Pendekar




MADIUN – Literasi digital bertajuk Sinergitas Jatim Digital sampai di Kota Madiun. Kegiatan literasi yang digelar Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur itu berlangsung di Sun Hotel Kota Madiun, Senin (4/12) malam. Literasi digital kepada masyarakat tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan dunia digital serta mendukung program smart city di Kota Pendekar.

‘’Penguatan literasi digital perlu terus ditingkatkan khususnya pada empat pilar Gerakan Literasi Digital Nasional, yaitu cakap bermedia digital, aman bermedia digital, berbudaya bermedia digital, dan beretika bermedia digital,’’ kata Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin dalam sambutannya secara virtual.

Hal itu perlu mengingat pengguna internet di tanah air cukup tinggi. Yakni, mencapai 212,9 juta pengguna atau sekitar 77 persen dari jumlah populasi. Waktu akses internet masyarakat Indonesia, lanjutnya, juga tergolong sangat tinggi. Yaitu, rata-rata tujuh jam dalam sehari. Tiga jam di antaranya digunakan untuk mengakses media sosial. Namun, kata dia, tingginya pemakaian internet belum sebanding dengan pemanfaatan literasi digital. Karenanya, literasi digital dirasa perlu untuk terus diberikan kepada masyarakat. Tak terkecuali di Kota Madiun.

‘’Sehingga harmonisasi dalam kehidupan masyarakat bisa tetap terjaga dari berbagai dampak negatif yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman dalam bermedia digital, seperti hoaks dan ujaran kebencian,’’ tuturnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah narasumber yang berkompeten. Yakni, Mayjen TNI (purn) Dr. Istu Hari Subagio (Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jatim), Anang Setiyo Waloyo (Koordinator Bidang Kemahasiswaan dan Ketua Relawan TIK Kota Madiun, dan Satyo Naresworo (Dinas Kominfo Kota Madiun).

Berbagai materi menarik pun mengemuka. Termasuk dukungan Pemerintah Kota Madiun akan literasi digital kepada masyarakat. Berbagai pelatihan sudah diberikan. Salah satunya, juga menggandeng Relawan TIK Kota Madiun. Selain itu, Pemkot Madiun juga total dalam memberikan sarana dan prasarana. Seperti diketahui, Pemkot Madiun memberikan akses internet gratis berupa WiFi di tiga ribu lebih titik hingga saat ini. Sedang untuk pelajar, Pemkot memberikan sebanyak 14 ribu unit laptop kepada guru dan murid SD-SMP untuk sarana pembelajaran. Sarana dan prasarana tersebut penting bukan hanya sebagai pendukung literasi digital, tetapi juga bagian dari program smart city Kota Madiun. (ney/agi/madiuntoday)