Datang dari Maluku, Pj Wali Kota Tual: Tata Kota Kota Madiun Memang Menginspirasi




MADIUN – Kota Madiun kedatangan tamu dari jauh. Tak tanggung-tanggung, kali ini ada rombongan dari Provinsi Maluku. Tepatnya, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Maluku. Rombongan dari TPID sejumlah kota dan kabupaten di Provinsi Maluku itu dipimpin Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Rawindra Ardiansah. Namun, dalam rombongan juga hadir Pj Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat. Kota Tual juga bagian dari Provinsi Maluku.

‘’Sebetulnya kita dalam kelompok besar TPID Provinsi Maluku, tetapi saya sendiri bersama TPID dari Kota Tual berkunjung ke sini karena beberapa prestasi yang diraih Kota Madiun,’’ kata Pj Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat.

Pj Wali Kota Tual mengaku mendapat mindset baru begitu masuk di Kota Madiun. Salah satunya, terkait dengan penataan kota. Ada banyak tempat-tempat menarik yang dimunculkan dari tempat yang tidak baik. Wali Kota Madiun, Dr. Maidi memang memperlihatkan perubahan Kota Madiun pada tamu yang datang. Salah satunya, kawasan Sumber Umis yang dulunya merupakan sungai kotor kemudian menjadi kawasan wisata.

‘’Ada beberapa ikon yang menjadi branding. Jadi begitu masuk, merubah mindset saya. Kota Madiun ini menginspirasi,’’ imbuhnya sembari menyebut Kota Madiun juga rapi dan bersih.

Dia mengaku sering mendengar Kota Madiun pada saat pertemuan nasional. Mulai dari urusan TPID, SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah), dan juga Smart City. Ya, Kota Madiun memang mendapatkan penghargaan nasional dari ketiganya. Selain itu, Pj Wali Kota Tual juga mencari referensi dari internet.

‘’Saat-saat pertemuan nasional, Kota Madiun cukup sering berprestasi ya. Baik itu terkait TPID, SAKIP, atau Smart City. Artinya, memang layak untuk dikunjungi,’’ jelasnya.

Terpisah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Rawindra Ardiansah menyebut pihaknya tidak hanya mendapatkan referensi terkait program pengendalian inflasi daerah. Tetapi kunjungan juga meninggalkan kesan tersendiri. Kota Madiun, diakuinya bersih dan juga rapi. Karenanya, tak salah jika para peserta TPID juga mendapatkan banyak referensi lain dari Kota Madiun.

‘’Kota ini rapi juga ramai. Terlihat dari pertumbuhan ekonominya. Program pengendalian inflasinya juga terencana dengan baik. Jadi sudah ada prediksi komoditas apa yang kiranya akan menjadi penyumbang inflasi dan apa langkah untuk menakannya,’’ jelasnya. (rams/agi/madiuntoday)