Lampunisasi di Wilayah Kartoharjo Rampung, 968 Titik Sudah Menyala
MADIUN – Proyek padat karya lampunisasi atau pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Kecamatan Kartoharjo telah rampung 100 persen. Keberadaan 968 titik PJU baru di gang-gang tersebut pun sudah menyala. Tak heran, Kota Madiun khususnya di wilayah Kecamatan Kartoharjo kian terang benderang.
‘’Dari sembilan kelurahan di wilayah kami, sudah selesai semua. Sudah kami pastikan dengan mengkroscek ke kelurahan-kelurahan,’’ kata Camat Kartoharjo Sumarno, Senin (11/12).
Dia menyebutkan, ada sekitar 968 PJU yang terpasang dan tersebar di seluruh kelurahan wilayah Kecamatan Kartoharjo. Mulai Kelurahan Oro-Oro Ombo, Sukosari, Klegen, Rejomulyo, Pilangbango, Tawangrejo, Kanigoro, Kartoharjo, dan Kelun. Sumarno menyebut progres setiap kelurahan memang berbeda. Sebab, jumlah titik yang dipasang juga berbeda. Pihaknya mencatat terdapat empat kelurahan yang selesai lebih awal.
‘’Kelurahan Klegen, Rejomulyo, Pilangbango dan Kartoharjo sudah lebih dulu selesai. Kelurahan lain tidak lama setelahnya juga memberikan laporan kalau sudah selesai,’’ jelas Sumarno.
Program lampunisasi, lanjutnya, merupakan program usulan warga melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang). Baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Untuk akselerasi progres, pemkot melibatkan pokmas di setiap kelurahan yang mengerjakan di lingkungan masing-masing. Artinya, program lampunisasi ini serupa dengan program pavingisasi.
‘’Penentuan titik pemasangan juga berdasarkan usulan masyarakat. Namun, prioritas di wilayah yang masih minim penerangan,’’ ujarnya.
Sumarno menambahkan masyarakat cukup antusias dengan hadirnya program ini. Dengan penerangan yang cukup, masyarakat tidak khawatir jika beraktivitas saat malam hari. Tak hanya itu, konsep lampu klasik juga menambah keindahan kawasan.
‘’Masyarakat sangat senang. Masyarakat juga berharap program ini berlanjut di 2024 mendatang. Program ini pro rakyat karena berasal dari usulan rakyat. Sudah sepatutnya berlanjut,’’ jelasnya. (rams/agi/madiuntoday)