Fasilitasi Penyandang Disabilitas Netra, Dispusip Kota Madiun Sediakan Pojok Braille




MADIUN - Hari ini, 4 Januari diperingati sebagai Hari Braille sedunia. Hari Braille Sedunia bertujuan mengakui hak penyandang disabilitas mendapatkan hak asasi manusia yang sama seperti orang lain.

Juga untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya Braille sebagai alat komunikasi penyandang tunanetra dan orang dengan penglihatan sebagian. Nah, sebagai bentuk pemberian layanan yang menyeluruh, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Madiun juga menyediakan Pojok Braille bagi para penyandang disabilitas netra.

“Di perpustakaan ada beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan disabilitas. Salah satunya kami punya pojok baca braille. Koleksi kami ada 141 eksemplar dan 47 judul buku,” terang Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun, Heri Wasana, Kamis (4/1).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pihaknya juga menyediakan komputer braille yang bisa dimanfaatkan khusus bagi penyandang disabilitas dan juga bagi umum. Pojok braille, lanjutnya, sudah ada sejak perpustakaan berdiri.

“Sejauh ini pemanfaatannya fluktuatif karena para penyandang disabilitas lebih banyak menggunakan fasilitas untuk berliterasi di sekolah,” ucapnya.

Sementara untuk tema buku braille yang disediakan ada beragam, mulai dari tema
yang berkaitan dengan agama hingga umum. Bahkan tidak ada patokan usia, semua kalangan bisa mengakses secara umum.

Melalui fasilitasi ini, Heri berharap seluruh masyarakat bisa mengakses buku-buku yang ada di perpustakaan. Sehingga minat berliterasi semakin tinggi.
(Dspp/kus/madiuntoday)