Layanan Sambungan Gratis PDAM Hadir Lagi, Pendaftaran Sampai 23 Januari Ini, Ada Pemutihan Bagi Pelanggan Non Aktif Juga
MADIUN – Program sambungan gratis PDAM hadir kembali. Kali ini berangkat dari anggaran pemerintah pusat melalui program Percepatan Penyediaan Air Minum Perkotaan. Program ini berangkat dari Instruksi Presiden (Inpres) untuk Tahun Anggaran 2024. Dirut PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Suyoto menyebut program tersebut masih dalam tahap pendataan sampai saat ini.
‘’Kemarin kita sudah melakukan pertemuan dengan lurah se-kota untuk mensosialisaikan dan melakukan pendataan kira-kira ada warga yang membutuhkan penyambungan PDAM atau tidak,’’ katanya, Jumat (19/1).
Namun, Suyoto mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pendaftaran. Sebab, pemerintah pusat menghendaki data usulan penyambungan sudah harus masuk per 31 Januari. Karenanya, pihaknya membatasi pendaftaran hingga 23 Januari nanti. Pasalnya, pihaknya juga perlu melakukan verifikasi dengan OPD terkait sebelum menyerahkan data usulan tersebut ke pemerintah pusat.
‘’Kami sudah harus menyerahkan (data usulan) ke pusat 31 Januari. Makanya kita batasi hanya sampai 23 Januari. Akan kami mintakan verifikasi ke Inspektorat baru diserahkan ke Bappedalitbangda untuk diusulkan ke pusat untuk mendapatkan dana Inpres itu. Syaratnya memang harus begitu. Jadi waktu pendaftaran kita batasi hanya sampai 23 Januari nanti,’’ tegasnya sembari menyebut pendaftaran bisa melalui kelurahan masing-masing.
Suyoto berharap masyarakat yang membutuhkan untuk tidak melewatkan program ini. Pasalnya, biaya penyambungan baru mencapai Rp 900 ribu jika harus dibayarkan secara mandiri. Suyoto menambahkan meski pemasangan gratis, tidak menutup kemungkinan adanya biaya yang harus dikeluarkan pemohon. Itu jika titik pemasangan lebih empat meter dari pipa distribusi. Sebab, paket penyambungan gratis ini hanya mendapatkan jatah pipa sepanjang empat meter.
‘’Jika titik pemasangan lebih dari itu maka pemohon dikenakan biaya untuk membeli pipa tambahan,’’ jelasnya.
Pemutihan Pelanggan Non Aktif
Suyoto menambahkan dalam program ini juga terdapat pemutihan bagi pelanggan non aktif. Artinya, pelanggan tidak perlu membayar tunggakan terdahulu dan bisa turut serta dalam program sambungan gratis ini. Suyoto tak menampik adanya pelanggan yang terpaksa dilakukan pemutusan sambungan karena tidak melakukan pembayaran hingga beberapa bulan. Nah, pelanggan yang seperti itu tidak perlu melunasi tunggakan terlebih dahulu dan bisa langsung ikut program tersebut.
‘’Berdasar hasil rapat kita dengan Bapedalitbangda awal bulan dan diskusi dengan bagian langganan, pelanggan non aktif semua bisa diusulkan untuk didaftarkan di program Inpres ini,’’ terangnya.
Seperti diberitakan program sambungan gratis PDAM ini pernah mengemuka di Kota Madiun pada 2022 silam. Bedanya, kala itu merupakan murni dari program Wali Kota Madiun, Dr. Maidi. PDAM Kota Madiun kala itu menyediakan dua ribu kuota sambungan gratis. Namun, hingga masa waktu berakhir, hanya ada sekitar seribu pengajuan. (rams/agi/madiuntoday)