Kunjungi Kantor Google di Jepang, Wali Kota Dr. Maidi Perdalam Kerja Sama Serta Gali Inspirasi Pembangunan Kota
MADIUN – Wali Kota Madiun, Dr. Maidi saat ini tengah berada di negara Jepang. Hal itu terlihat dari unggahan live di akun Instagram sang wali kota, Sabtu (20/1) pagi. Orang nomor satu di Kota Pendekar itu berada di Jepang salah satunya untuk mengunjungi kantor Google di Shibuya, Tokyo. Hal itu menjadi salah satu agenda penting sebagai tindak lanjut kerja sama Kota Madiun dengan Google for Education yang sudah berjalan selama ini.
Tak hanya itu, wali kota juga mengunjungi kawasan Shibuya River dan Shibuya Crossing. Di dua lokasi itu wali kota pula mengunggah siaran langsungnya.
‘’Setelah kemarin berkunjung di kantor Google Shibuya, Tokyo, hari ini saya akan ke Osaka dengan menggunakan Shinkansen. Di daerah Shibuya ini saya menemukan beberapa aspirasi. Ada sungai yang bersih sekali dan juga tata lalu lintas yang juga sangat tertib,’’ kata wali kota.
Sungai yang dimaksud adalah Shibuya River. Sungai tersebut berada di antara gedung-gedung tinggi. Meski begitu, sungai bersih dan airnya jernih. Wali kota berangan sungai Sumber Umis bisa seperti itu. Sebab, sungai tersebut menjadi bagian dari lokasi wisata di jantung Kota Madiun.
Kedua, Wali Kota Dr. Maidi mengunjungi Shibuya Crossing. Di tempat tersebut cukup dikenal dengan titik penyeberangan jalan yang ramai namun tertib. Wali kota juga ingin menerapkannya di Kota Madiun. Khususnya di kawasan Pahlawan Street Center (PSC). Di tempat itu memang ada penyeberangan kasih sayang. Pun, sudah dilengkapi dengan tombol pelican cross. Namun, kurang maksimal karena banyaknya masyarakat yang menyeberang.
‘’Kalau di sini berbeda. Ternyata sistem timer bergantian sangat efektif. Ini akan saya terapkan di PSC di Penyebrangan Kasih Sayang yang selama ini orang menyebrang masih kurang tertib ketika kondisi ramai. Bukan sebentar-bentar pencet tombol,’’ jelasnya.
Wali kota dijadwalkan ke Osaka siang ini. Jaraknya sekitar 510 kilometer. Namun, akan ditempuh sekitar 2,5 jam menggunakan kereta Shinkansen. Menariknya, cara naik kereta cepat itu juga mudah. Bisa beli tiket secara online maupun offline. Wali kota pun mencoba beli secara online dan mencetak tiketnya secara mandiri.
‘’Sangat mudah tinggal masuk dan ikutin petunjuk gate dan nama kereta yang kita akan gunakan,’’ pungkasnya. (faizal ranchman/agi/madiuntoday)