Harga MinyaKita Stabil Rp 15.700 per Liter, Pasokan Minyak Goreng di Kota Madiun Aman Jelang Ramadan



Harga MinyaKita Stabil Rp15.700 per Liter, Pasokan Minyak Goreng di Kota Madiun Aman Jelang Ramadan


MADIUN – Menjelang bulan suci Ramadan, harga minyak goreng di Kota Madiun terpantau stabil. MinyaKita masih dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp15.700 per liter. Ketersediaan pasokan pun terjaga setelah Bulog menyalurkan distribusi dua pekan terakhir.


Stabilnya harga tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1028 Tahun 2024. Dalam aturan itu, harga maksimal MinyaKita ditetapkan Rp13.500 per liter di tingkat distributor satu (D1), Rp14.000 di D2, Rp14.500 di tingkat pengecer, dan Rp15.700 per liter untuk konsumen.


Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Madiun, Siti Nurjanah, menyampaikan Bulog Cabang Madiun telah menyalurkan sebanyak 4.802 liter MinyaKita. Distribusi dilakukan ke tiga pasar tradisional, yakni Pasar Sleko, Pasar Besar Madiun (PBM), dan Pasar Srijaya.


Di Pasar Sleko, MinyaKita disalurkan kepada 19 pedagang, sementara di PBM sebanyak 29 pedagang. Sisanya masih dalam proses pendataan di Pasar Srijaya. Setiap pedagang menerima 15 karton dengan isi 12 liter per karton.


Untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang Ramadan, Disdag Kota Madiun juga memperketat pengawasan distribusi MinyaKita melalui aplikasi Simirah. Selain itu, pencatatan harga dilakukan setiap hari di tiga pasar tradisional, disertai pemasangan spanduk dan stiker HET di lapak pedagang.


“Supaya konsumen tahu, harga MinyaKita itu Rp15.700 per liter. Pedagang yang menerima suplai juga kami pasangi stiker,” jelas Siti.


Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Menurutnya, stok minyak goreng dipastikan aman dan distribusi akan terus berjalan.


“Insyaallah harga tetap sesuai HET. Sesuai Permendag Nomor 43 Tahun 2025, distribusi melalui BUMN diperketat hingga 35 persen dan difokuskan ke pasar rakyat untuk menjaga stabilitas harga,” pungkasnya.

(Dspp/kus/madiuntoday)