Tubuh Lemas saat Puasa? Berikut Cara Menjaga Energi Agar Tetap Stabil
MADIUN - Rasa lemas kerap dialami saat menjalankan ibadah puasa. Kondisi ini tergolong wajar mengingat terbatasnya asupan makanan dan minuman selama lebih dari 12 jam. Meski demikian, keluhan tersebut tidak sebaiknya dibiarkan karena dapat memengaruhi aktivitas harian maupun kualitas ibadah.
Menjaga kesehatan dan kestabilan energi menjadi hal penting selama Ramadan. Padatnya kegiatan yang disertai perubahan pola makan sering kali memicu rasa lesu. Namun, terdapat sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk membantu tubuh tetap bugar sepanjang hari.
Berikut beberapa cara yang dapat diterapkan agar tubuh tetap fit selama berpuasa:
1. Tidak melewatkan sahur
Sahur merupakan waktu penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sebelum berpuasa. Melewatkan sahur berisiko membuat tubuh kekurangan energi lebih cepat. Asupan makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, vitamin, dan mineral dapat membantu menjaga stamina hingga waktu berbuka.
2. Memenuhi kebutuhan cairan
Kecukupan cairan berperan besar dalam menjaga energi tubuh. Disarankan untuk minum satu hingga dua gelas air saat berbuka, kemudian melanjutkan konsumsi air hingga total sekitar dua liter sampai waktu sahur. Selain itu, buah-buahan dengan kandungan air tinggi seperti semangka, stroberi, dan tomat dapat menjadi pilihan untuk membantu mencegah dehidrasi.
3. Membatasi konsumsi kopi
Kafein dalam kopi bersifat diuretik, yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan memicu kehilangan cairan tubuh. Dehidrasi ringan dapat menimbulkan rasa lelah dan lesu saat berpuasa. Selain itu, kafein juga berpotensi menyebabkan lonjakan gula darah sementara yang kemudian turun secara cepat, sehingga energi terasa cepat terkuras.
4. Tetap Lakukan Olahraga Ringan
Puasa bukan alasan untuk berhenti beraktivitas fisik. Meski sedang menahan lapar dan dahaga, tubuh tetap perlu digerakkan agar tetap bugar. Pilih olahraga ringan yang tidak memicu keringat berlebihan, seperti berjalan santai di sekitar rumah atau menggunakan treadmill dengan intensitas rendah.
Waktu pelaksanaannya pun perlu diperhatikan. Olahraga bisa dilakukan menjelang sahur agar energi segera tergantikan saat makan. Alternatif lainnya adalah setelah berbuka puasa dan sebelum salat tarawih. Namun, hindari berolahraga tepat setelah makan untuk mencegah gangguan pencernaan.
5. Jangan Berlebihan Saat Makan
Beragam hidangan saat sahur dan berbuka memang menggugah selera. Meski demikian, penting untuk mengontrol porsi makan. Mengonsumsi makanan secara berlebihan dapat memicu gangguan pencernaan, rasa kantuk, hingga tubuh terasa semakin lesu.
Sebagai solusi, terapkan pola makan dengan porsi kecil namun lebih sering agar energi tetap stabil selama berpuasa.
Itulah sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa lemas saat berpuasa. Apabila keluhan tetap berlanjut meski sudah menerapkan langkah-langkah tersebut, sebaiknya pertimbangkan untuk berkonsultasi atau mencari penanganan yang tepat. Dengan menjaga pola makan seimbang dan gaya hidup sehat, tubuh diharapkan tetap bertenaga selama menjalankan ibadah puasa.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut serta menjaga pola makan yang seimbang, tubuh diharapkan tetap bertenaga selama menjalankan ibadah puasa.
(ws hendro/kus/madiuntoday)