Madiun Spektra Carnival Jadi Sarana Hiburan Juga Geliatkan Perekonomian Plt Wali Kota: Terima Kasih ke Depan Lebih Kita Meriahkan Lagi



MADIUN – Gelaran Madiun Spektra Carnival peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun berhasil memukau ribuan masyarakat yang hadir di venue kegiatan, Kamis (25/6) malam. Bagaimana tidak, gelaran tersaji menarik lagi meriah. Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun pun menyampaikan terima kasih sekaligus apresiasi kepada seluruh yang terlibat.


‘’Atas nama Pemerintah Kota Madiun, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berkarya dan menjaga Kota Madiun. Mari kita jadikan Spectra Carnival sebagai panggung persatuan, kreativitas, dan kebanggaan kita bersama,’’ kata Plt wali kota.


Karenanya, Plt wali kota berencana menghadirkan kembali Madiun Spektra Carnival di tahun-tahun depan. Namun tentu dengan konsep yang berbeda. Hal itu agar gelaran tidak monoton dan ada sesuatu yang baru. Harapannya, semakin menarik masyarakat dan menghadikan lebih banyaka wisatawan. Keramaian tersebut tentu berdampak pada perekonomian daerah.


‘’Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, cuaca cerah, masyarakat yang melihat ramai. Forkopimda juga hadir, malam ini luar biasa. Tentunya ini hiburan yang menyenangkan bagi masyarakat,’’ tambahnya.


Apalagi, gelaran juga menghadirkan multiplier effect yang lainnya. Salah satunya peningkatan perekonomian. Gelaran tentunya menghadirkan perputaran uang yang sangat besar. Mulai sejak persiapan hingga puncak pelaksanaan karnaval. Hadirnya karnaval tentu menjadi ladang rezeki bagi sebagian masyarakat lainnya. Mulai dari persewaan kostum, tata rias atau salon, jasa dekorasi kendaraan hias, hingga pernak-pernik pendukung lainnya. Belum lagi jasa kuliner. Ada banyak pedagang makanan dan minuman yang turut meraup rezeki saat gelaran. Belum lagi lapak-lapak UMKM, pertokoan dan lain sebagainya. 


Gelaran Madiun Spektra Carnival pun tersaji apik. Ratusan peserta dari 30 tim tampil dengan maksimal. Mulai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), gabungan instansi sekolah, gabungan BUMD, instansi BUMN, perbankan, organisasi masyarakat hingga perusahaan swasta di Kota Madiun. Mereka tampil dengan mengusung berbagai tema menarik. Salah satunya mengangkat cerita tentang sejarah dan tokoh penting Kota Madiun, Retno Dumilah. 


‘’Seni budaya adalah suatu cerita yang tidak pernah selesai. Ini tadi kita coba untuk mengemas cerita itu dalam sebuah parade yang berurutan scene per scene. Seperti tadi cerita Retno Dumilah yang terbagi ke dalam beberapa tim peserta. Ke depan kita bikin konsep yang beda dan lebih kita besarkan lagi,’’ pungkasnya. (ws hendro/dspp/agi/madiuntoday)