Dari Pasar Tradisional Jadi Pasar Kreatif Anak Muda, Upaya Plt Wali Kota Optimalkan Pasar Sleko Lantai Dua



MADIUN – Lantai dua Pasar Sleko sudah tak lagi kosong melompong kini. Di sana mulai terbentuk menjadi pasar kreatif anak-anak muda. Hal itu tak terlepas dari upaya Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menghidupkan kembali salah satu pasar tradisional legendaris di Kota Pendekar tersebut. 


‘’Saya kunjungi dua bulan lalu ini mash kosong dan sepi, tidak ada yang buka. Padahal kiosnya baru dibangun. Ada satu yang buka, tapi kemudian minta pindah turun,’’ kata Plt wali kota saat Opening Youth Creative Week 2026, Selasa (21/7) malam.


Hal itu merupakan peluang di mata Plt wali kota. Pasalnya, banyak kreatif muda yang memerlukan ruang untuk tumbuh. Konsep pun mulai dibentuk lalu dimatangkan. Para pelaku kreatif muda pun dilibatkan. Hasilnya seperti yang terlihat sekarang. Lantai dua Pasar Sleko perlahan menjadi pasar kreatif dengan Youth Creative Week 2026 menjadi petandanya. 


‘’Yang penting membentuk ekosistemnya dulu. Ini harapanya ke depan menjadi salah satu wisata kreatif yang digerakkan anak-anak muda,’’ tegasnya. 


Tak heran, lantai dua Pasar Sleko dipenuhi usaha khas anak muda. Mulai kopi dan literasi, jajajan anak muda, musik, mural serta lukis, dan lain sebagainya. Plt wali kota berharap keberadaan anak-anak muda di sana tidak berhenti hanya selama gelaran event. Namun, terus berjalan bahkan semakin ditingkatkan dan dibesarkan. Pemerintah Kota Madiun tentunya memberikan dukungan penuh. Selain memberikan berbagai fasilitas, pemkot pun menggratiskan sewa kios untuk enam bulan ke depan.


‘’Teman-teman pelaku kreatif kita gratiskan sewa selama enam bulan. Ini untuk membangun ekosistemnya dulu. Harapannya bagaimana ke depan bisa berlanjut dan berkembang,’’ ujarnya.

 

Pemerintah Kota Madiun juga akan terus berkoordinasi dengan paguyuban lantai dua Pasar Sleko. Termasuk dalam urusan meramaikan pasar. Plt wali kota juga berencana menggelar event-event rutin. Salah satunya event musik atau game. Hal itu selain untuk membentuk ekosistem ekonomi kreatif, juga mempromosikan konsep anyar lantai dua Pasar Sleko tersebut. 


‘’Untuk bagaimana perkembangan ke depan nanti kita sesuaikan seiring waktu berjalan. Kita sudah ada rencana untuk mengubah fasad pasar agar lebih menarik,’’ pungkasnya. (rams/agi/madiuntoday)