Wujudkan Kawasan Perkotaan Bersih dan Nyaman untuk Semua, Pemkot Madiun Tata Permukiman di Kali Gempol




MADIUN - Permukiman di sepanjang Kali Gempol yang ada di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Nambangan Lor bakal punya wajah baru. Pasalnya pemkot setempat berencana merias kawasan padat penduduk itu pada tahun ini.

Kabid Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Budi Agung Wicaksono mengatakan revitalisasi masih dalam tahap sosialisasi.

“Nanti, setelah tahap sosialisasi akan masuk proses pelengkapan dokumen perencanaan,” terangnya, Kamis (29/2).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, penataan permukiman yang ada di Kali Gempol merupakan salah satu usulan yang diusulkan pemkot ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun lalu.

“Akhirnya, usulan untuk memperbaiki kualitas permukiman dalam satu delineasi kawasan itu disetujui dengan alokasi anggaran Rp 12,5 miliar dari APBN,” ucapnya.

Prinsipnya, lanjut dia, revitalisasi ini sebagai penataan kota dan pengentasan kawasan kumuh. Mulai tata ruang, interaksi antar ruang dan saluran.

Lebih lanjut Agung menambahkan anggaran yang dikucurkan itu terbagi dalam beberapa kegiatan. Di antaranya, penyediaan akses air minum, sanitasi IPAL skala permukiman dengan jaringan 150 sambungan rumah, pembangunan dan peningkatan rumah swadaya.

Serta, pembangunan tempat pengelolaan sampah 3R (reduce, reuse, recycle), jalan dan drainase lingkungan. Di Jawa Timur, imbuhnya, hanya ada empat daerah yang menerima DAK TPPKT (Dana Alokasi Khusus Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu).

“Alhamdulillah, Kota Madiun menjadi salah satunya,’’ pungkasnya.
(Dspp/kus/madiuntoday)