Pastikan Angkutan Nataru Aman dan Nyaman, KAI Daop 7 Siagakan Ratusan Petugas Keamanan




MADIUN - Ratusan petugas keamanan disiagakan untuk menjaga kondusifitas selama masa angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di wilayah kerja PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun.

Adapun petugas yang disiapkan mencapai 305 tenaga keamanan dan ketertiban. Terdiri dari 65 Polsuska, 203 security, serta 37 eksternal (TNI/Polri). Baik penjagaan dalam perjalanan kereta api, stasiun, maupun jalur kereta api.

Selain itu, KAI menambah 38 personel ekstra yang terdiri dari 32 petugas pemeriksa jalur ekstra, 4 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra, dan 2 petugas daerah pemantauan khusus.

“Dengan semangat melayani, seluruh insan KAI akan memaksimalkan kenyamanan pelanggan melalui kemudahan dan inovasi produk yang kami hadirkan. KAI juga berkomitmen bahwa keselamatan merupakan fokus utama selama periode Nataru,” ujar Kepala PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Suharjono saat ditemui setelah apel gelar pasukan di halaman kantor Daop 7 Madiun untuk menandai hari pertama dilaksanakannya posko Angkutan Nataru 2024/2025, Senin (23/12).

Menurut Suharjono, posko Angkutan Nataru akan berlangsung hingga 3 Januari 2025 mendatang. Sedangkan, masa Angkutan Nataru ditetapkan pada 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

Untuk itu, seluruh jajaran KAI berkomitmen memastikan operasional perjalanan kereta api aman. Serta, pelayanan kepada pelanggan berjalan optimal.

Pada Nataru tahun ini, KAI telah menyiapkan segala sumber daya untuk melayani pelanggan secara maksimal. Kesiapan KAI mencakup sumber daya manusia, sarana, prasarana, maupun hal lain-lain yang berkaitan dengan pelayanan secara keseluruhan.
Untuk aspek SDM, seluruh petugas operasional seperti masinis dan asisten masinis siap mematuhi SOP. Para petugas frontliner seperti kondektur, prama/prami, dan customer service dipastikan melayani pelanggan dengan sepenuh hati. Juga, disediakan petugas kesehatan di stasiun.

KAI terus melakukan pengecekan secara berkala terhadap titik yang memiliki potensi rawan, proaktif dalam penyelesaian potensi bahaya, memastikan ketersediaan dan keandalan dari seluruh perangkat penanganan kondisi darurat, serta meningkatkan penjagaan di perlintasan liar dengan berkoordinasi aktif serta mengoptimalkan seluruh stakeholders termasuk masyarakat sekitar.

Di samping itu, KAI telah memastikan keandalan sarana dan prasarana, bersama Kementerian Perhubungan serta melakukan Ramp Check atau pemeriksaan kelaikan dan kesiapoperasian lokomotif dan kereta untuk memastikan kereta api dalam kondisi prima. Sebanyak 10 lokomotif dan 79 kereta, yang siap dioperasikan oleh Daop 7 Madiun, guna memberikan layanan terbaik bagi pelanggan KAI.

"Semoga dengan persiapan yang matang dari seluruh aspek tersebut, Angkutan Nataru dengan kereta api dapat berjalan aman, sehat, selamat, lancar, terkendali," tandasnya. (Ney/irs/madiuntoday)