Foto utama berita: Gelar Kerja Bakti di Kawasan PSC, Wali Kota: Evaluasi Setelah Libur Lebaran

Gelar Kerja Bakti di Kawasan PSC, Wali Kota: Evaluasi Setelah Libur Lebaran


MADIUN - Pemerintah Kota Madiun terus melakukan evaluasi pasca libur Hari Raya Idulfitri 2025, terutama pada aspek lingkungan.

Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, meninjau langsung beberapa titik yang berpotensi tercemar dan menegaskan tidak ditemukan pencemaran limbah yang signifikan. Seperti yang dilakukannya di kawasan Pahlawan Street Center (PSC).

“Setelah hari raya, tamu banyak, kita cek lingkungan, termasuk air limbah. Ternyata tidak ada pencemaran yang signifikan,” ungkap wali kota, Rabu (9/4).

Dalam evaluasi tersebut, dirinya juga menyoroti restoran-restoran yang berpotensi menghasilkan limbah cair. Untuk itu, pemerintah mewajibkan setiap restoran memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Salah satu titik fokus adalah kawasan Sumber Umis yang selama ini kerap dikeluhkan karena bau menyengat.

“Sumber Umis yang bau, dua bulan lagi sudah tidak bau, bahkan akan wangi. Kita cek semua, yang masih ada bau, akan kita buatkan jaringan sendiri,” tegasnya.

Tak tanggung-tanggung, orang nomor satu di Kota Madiun itu bahkan menargetkan Sumber Umis bisa diubah menjadi tempat wisata air kelas dunia.

“Target saya, Sumber Umis yang sekarang bau bisa jadi kolam renang. Jadi renang disini sekalian keliling ke enam negara. Seratus hari kerja selesai,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari program revitalisasi lingkungan dan tata kota yang lebih bersih, sehat, dan ramah pengunjung, seiring meningkatnya kunjungan masyarakat ke Kota Madiun pada momen-momen besar seperti Lebaran.
(Rams/kus/diskominfo)

Galeri Foto

20 foto
Kategori: Kota Berita
Tag: #Berita
Bagikan:
hendra

hendra

Penulis artikel di Madiun Today — portal berita resmi Pemerintah Kota Madiun.

Artikel Terkait