Manfaatkan Sisa Jagung, DKPP Kota Madiun Kembangkan Pakan Fermentasi Ternak
MADIUN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun mengembangkan inovasi pakan ternak dengan memanfaatkan sisa tanaman jagung menjadi pakan fermentasi atau total mix ratio (TMR) untuk ternak ruminansia, khususnya domba.
Inovasi tersebut dikembangkan di demplot peternakan DKPP Kota Madiun dengan memanfaatkan sisa panen jagung dari wilayah Banjarrejo yang sebelumnya tidak termanfaatkan secara optimal.
“Tanaman jagung yang pertumbuhannya kurang bagus kita babat, kita bawa ke sini, lalu kita olah menjadi pakan komplit untuk domba,” ujar Kepala Bidang Pertanian DKPP Kota Madiun, Wahyu Niken Febrianti, Selasa (13/1).
Proses pengolahan dilakukan dengan melayukan bahan selama satu hari untuk mengurangi kadar air, kemudian dicacah dan dicampur dengan bahan tambahan sebelum difermentasi sekitar satu minggu.
“Prinsipnya difermentasi dulu supaya pakan bisa disimpan lebih lama dan tidak harus mencari pakan setiap hari,” jelasnya.
Saat ini, pakan fermentasi tersebut masih dalam tahap uji coba pada demplot dengan jumlah sekitar 15 ekor domba untuk melihat hasil dan kecocokan formulasi.
“Inovasi ini masih kita coba dulu. Kalau hasilnya bagus, nanti bisa kita sampaikan ke peternak,” imbuhnya.
Selain mengembangkan pakan ternak, DKPP Kota Madiun juga mengimbau petani menebus pupuk subsidi tepat waktu agar serapan optimal dan tidak berisiko dialihkan ke daerah lain.
(Dspp/kus/madiuntoday)