Pembangunan Berkelanjutan di Kota Madiun Terbaik Nasional, ASN Wajib Jadi Motor Penggerak ke Depan
MADIUN – Urusan Sustainable Development Goals (SDGs) di Kota Pendekar cukup baik. Hal itu dibuktikan dengan diraihnya penghargaan Terbaik I Indonesia’s SDGs Action Awards 2025 kategori pemerintah kota, November 2025 lalu. Piagam penghargaan disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy di kantor Bappenas.
Capaian nasional itu seolah menegaskan keberhasilan Pemerintah Kota Madiun dalam mengimplementasikan tujuan pembangunan berkelanjutan. Capaian itu tentu tidak datang begitu saja. Peran Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi faktor penting dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan searah dengan prinsip SDGs. Mulai dari perencanaan hingga dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Karenanya, peningkatan SDM aparatur pun terus dilakukan. Berbagai pelatihan juga terus diberikan. Salah satunya seperti webinar yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia BKPSDM Kota Madiun, Selasa (13/1). Webinar kali ini mengangkat tema terkait peran ASN dalam SDGs di Kota Madiun.
Kepala BKPSDM Kota Madiun Haris Rahmanudin menyampaikan bahwa keberhasilan Kota Madiun merupakan hasil dari komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan. Tak terkecuali pemerintah daerah dalam memahami dan menerapkan SDGs secara konsisten.
“Wali Kota Madiun telah memberikan arahan tegas agar ASN benar-benar memahami SDGs. Baik dari sisi tujuan, target, maupun prinsip pelaksanaannya. ASN tidak hanya menjalankan program, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam pembangunan,” ujarnya.
Haris menjelaskan, SDGs merupakan pedoman global yang telah disepakati negara-negara dunia, termasuk Indonesia. Pun, telah terintegrasi dalam kebijakan pembangunan nasional hingga daerah. Karena itu, implementasi SDGs di Kota Madiun menjadi bagian dari kontribusi nyata Indonesia dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat global.
Manager Monitoring dan Evaluasi Sekretariat Nasional SDGs Kementerian Bappenas Gantjang Amannullah menilai capaian Kota Madiun patut menjadi penyemangat bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Sejak 2015 hingga 2030, SDGs menjadi pedoman bersama. Di Kota Madiun, SDGs dijalankan sebagai satu gerakan. RPJMD harus sejalan dengan SDGs dan indikator pencapaiannya menjadi acuan pembangunan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kota Madiun Sri Wahyuni menegaskan bahwa SDGs sangat dekat dengan keseharian tugas ASN.
“SDGs itu tentang bagaimana kita bekerja dan melayani. ASN berperan sebagai perencana, penggerak kolaborasi, pelaksana, hingga pengendali dan evaluator pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Dari berbagai upaya tersebut pembangunan di Kota Madiun diharapkan senantiasa berorientasi pada kesejahteraan, inklusif, dan berkelanjutan. Tentu dengan ASN sebagai penggerak utamanya. (rams/rat/agi/madiuntoday)