Foto utama berita: Anak Muda Kota Madiun Medunia, Almira Vivia Irawati Jadi Delegasi Indonesia ke Rusia

Anak Muda Kota Madiun Medunia, Almira Vivia Irawati Jadi Delegasi Indonesia ke Rusia

MADIUN – Anak muda Kota Madiun kembali membuktikan kalau mimpi untuk go international bukan sekadar angan. Kali ini, nama Kota Madiun bakal dibawa Almira Vivia Irawati hingga ke Rusia. Perempuan yang akrab disapa Vivia itu terpilih menjadi delegasi Indonesia dalam International Festival of Youth 2026 di Yekaterinburg, Rusia.

Bagi Vivia, kesempatan tersebut bukan cuma soal pergi ke luar negeri. Ada misi yang ingin dibawanya yakni memperkenalkan Indonesia sekaligus mengenalkan Kota Madiun kepada anak muda dan peserta dari berbagai negara. Apalagi, Vivia merupakan putri daerah yang tumbuh dan menempuh pendidikan dari SD hingga SMA di Kota Madiun. Ia merupakan alumni SMA Negeri 1 Kota Madiun sebelum melanjutkan pendidikan di UPN Veteran Jawa Timur.

Latar belakang Hubungan Internasional yang dimilikinya menjadi bekal penting. Selama kuliah, ia aktif di berbagai organisasi, kegiatan kepemudaan, hingga forum internasional. Ia juga memiliki pengalaman di bidang komunikasi internasional, kelembagaan, pemerintahan, dan government relations.

Pengalaman internasionalnya pun cukup panjang. Pada 2023, Vivia pernah magang di NCB Interpol Indonesia pada International Communication Section sekaligus menjadi Personal Assistant Kadif Hub Interpol. Tahun berikutnya, ia menjalani magang di Kementerian Luar Negeri pada bagian strategi kebijakan luar negeri. Ia juga aktif dalam Model United Nations dan pernah menjadi Chairperson International MUN pada Council World Health Organization di Hanoi, Vietnam, pada 2025.

Sebelum sampai di titik ini, Vivia harus melewati proses seleksi yang dibuka secara internasional. Peserta diminta mengirimkan video profil yang menjadi salah satu bahan penilaian, termasuk latar belakang, kemampuan komunikasi bahasa Inggris maupun bahasa Rusia, serta pengalaman yang dimiliki. Dari proses tersebut, Vivia akhirnya mendapat kesempatan mengikuti program dengan pendanaan penuh sebagai delegasi Indonesia.

Tahun ini, International Festival of Youth diproyeksikan mempertemukan sekitar 10 ribu peserta dari berbagai negara. Vivia terpilih dalam track public administration, yang membahas beragam isu mulai dari pelayanan negara dan pemerintah daerah, parlemen, kebijakan kepemudaan, penegakan hukum, hubungan internasional, hingga kebijakan luar negeri.

“Saya ingin mengenalkan Indonesia, khususnya Kota Madiun. Saya ingin memperlihatkan kebudayaan masyarakat dan kearifan lokal yang ada di Kota Madiun, sehingga diharapkan bisa membuka peluang kerja sama, bahkan sister city antara Yekaterinburg dan Kota Madiun,” kata Vivia.

Vivia dijadwalkan berangkat ke Rusia pada 11 September 2026. Ia akan mengikuti main program hingga 17 September, kemudian melanjutkan regional program hingga 24 September di Khabarovsk Krai, wilayah Timur Jauh Rusia. Selama di sana, ia akan mengikuti forum internasional, panel diskusi bersama para ahli dari berbagai negara, serta bertemu dengan perwakilan diplomatik.

Yang dibawa Vivia juga bukan sekadar kartu nama dan cerita tentang Indonesia. Ia menyiapkan batik dengan identitas Kota Madiun untuk dikenalkan di sana. Bahkan, kuliner khas Madiun, pecel, juga bakal ikut “jalan-jalan” ke Rusia. Vivia berencana membawa pecel agar peserta internasional bisa mencicipi langsung makanan yang menjadi salah satu ikon Kota Madiun.

Ada pula cerita menarik dari regional program yang akan diikutinya. Vivia berkesempatan mengunjungi fasilitas industri pesawat di Rusia yang berkaitan dengan SU-35 dan Superjet 100. Menurutnya, hal itu punya kaitan menarik dengan Kota Madiun karena Lanud Iswahjudi juga menjadi bagian dari sejarah dan kehidupan kota. “Ketika kita punya latar belakang, kearifan lokal, ataupun sejarah yang sama, saya berharap itu bisa menjadi pintu untuk menjalin hubungan kerja sama yang lebih baik dan berjangka panjang,” ujarnya.

Bagi Vivia, perjalanan ke Rusia bukan hanya tentang satu anak muda yang berhasil menembus forum internasional. Ini tentang membawa cerita dari sebuah kota di Jawa Timur ke panggung dunia. Dari Kota Madiun, ia ingin menunjukkan bahwa anak muda daerah juga punya kapasitas untuk berjejaring secara global, membawa identitas daerah, sekaligus membuka peluang baru bagi kotanya.

(dspp/kus/madiuntoday)

Galeri Foto

4 foto
Kategori: Berita
Tag: #Berita #Pencapaian
Bagikan:
Nael

Nael

Penulis artikel di Madiun Today — portal berita resmi Pemerintah Kota Madiun.

Artikel Terkait