MADIUN – Penataan jaringan utilitas di Kota Madiun menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Tangerang dalam menyiapkan penataan serupa di daerahnya. Setelah berdiskusi di Rumah Dinas Wali Kota Madiun, rombongan Pemkot Tangerang melanjutkan kunjungan lapangan ke Jalan Slamet Riyadi, Selasa (13/10), Pemkot Tangerang tidak hanya melihat penerapan jaringan kabel bawah tanah, tetapi juga menggali kebijakan dan pengalaman pelaksanaannya.
Asisten I Sekretariat Daerah Kota Tangerang, Mulyani, mengatakan kunjungan studi tiru tersebut bertujuan mencari praktik baik yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penataan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di Kota Tangerang. Sebelum meninjau lapangan, rombongan juga berdiskusi dengan Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika serta Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Madiun.
“Kami dari Pemerintah Kota Tangerang hari ini melakukan kunjungan studi tiru terkait penataan jaringan utilitas di Kota Madiun. Intinya kami ingin melihat kebijakan penataan di sini dan mengambil hal-hal yang baik, praktik baik untuk bisa kami jadikan bahan pertimbangan dalam penataan SJUT di Kota Tangerang,” ujar Mulyani.
Menurutnya, tidak seluruh kebijakan yang dipelajari akan diterapkan begitu saja. Pemkot Tangerang akan mempertimbangkan kesesuaian setiap praktik dengan kebutuhan dan kondisi daerahnya, termasuk memperhatikan kendala yang muncul dalam pelaksanaan penataan SJUT di Kota Madiun.
“Tentunya yang kira-kira bisa implementatif kita akan terapkan di Kota Tangerang. Tapi tadi disampaikan juga ada beberapa kelemahan yang menjadi bahan pertimbangan untuk tidak diterapkan. Jadi, yang baik-baik kita terapkan,” jelasnya.
Mulyani berharap kunjungan tersebut menjadi awal pertukaran pengalaman dan inovasi antara kedua pemerintah kota. Dengan saling berbagi pembelajaran, upaya penataan jaringan utilitas diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (Rams/rat/Madiuntoday)