MADIUN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun meraih juara pertama Kompetisi Inovasi Teknologi (KIAT) Kota Madiun Tahun 2026 melalui inovasi MAS ATTA (Manajemen Monitoring dan Evaluasi Satu Data). Inovasi ini menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pencapaian Asta Karya ke-7 Kota Madiun, “Madiun Kota Inovasi”.
Kabid Pengelolaan Statistik dan Persandian Diskominfo Kota Madiun, Eny Yusriani, mengatakan MAS ATTA dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data di lingkungan Pemkot Madiun. Inovasi ini berangkat dari masih perlunya meningkatkan kepedulian OPD sebagai produsen data terhadap pentingnya pembaruan dan kualitas data.
“MAS ATTA bukan sekadar mengumpulkan data, tetapi memastikan setiap informasi terjaga kualitasnya,” ujar Eny.
Sebagai wali data, Diskominfo memanfaatkan Portal Open Data Kota Madiun yang sudah tersedia. MAS ATTA dikembangkan dengan memanfaatkan fasilitas yang familiar bagi aparatur, seperti WhatsApp dan website, melalui broadcast message serta proses verifikasi dan validasi data.
Sistem tersebut membuat OPD lebih mudah mendapatkan pengingat dan melakukan pembaruan data. MAS ATTA juga dilengkapi visualisasi data dalam bentuk infografis serta kontrol pengunduhan dokumen, sehingga pengelolaan data menjadi lebih efektif tanpa harus membangun sistem baru dari awal.
Dampaknya tidak hanya dirasakan pemerintah daerah. Data yang lebih terbarui dan berkualitas dapat meningkatkan pemanfaatan informasi oleh masyarakat. Hal ini sekaligus mendukung pengambilan kebijakan pemerintah yang lebih berbasis data dan kebutuhan di lapangan.
MAS ATTA juga mendukung interoperabilitas data dengan program Satu Data Indonesia (SDI). Dengan pengelolaan yang lebih terstruktur, data dari berbagai OPD diharapkan semakin mudah terintegrasi dan dimanfaatkan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan.
Menurut Eny, inovasi tersebut juga memiliki keunggulan karena adaptif, user friendly, dapat direplikasi, dan relatif hemat biaya. Keberlanjutannya didukung APBD melalui kegiatan statistik, sinergi sumber daya manusia antar-OPD, serta dukungan sarana dan prasarana, termasuk jaringan internet.
Kinerja inovasi tersebut turut terlihat dari capaian sebelumnya. Melalui pengelolaan Satu Data, Kota Madiun meraih Terbaik 3 SATA Jatim Award 2024 dan meningkat menjadi Terbaik 2 SATA Jatim Award 2025. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi Pemkot Madiun dalam memperkuat tata kelola data.
Raihan juara pertama KIAT 2026 menjadi pengakuan atas inovasi yang tidak hanya berorientasi pada penghargaan, tetapi juga memberi manfaat bagi pemerintah dan masyarakat. MAS ATTA diharapkan terus memperkuat budaya pengelolaan data yang tertib dan berkualitas, sehingga data dapat benar-benar menjadi dasar pelayanan dan kebijakan yang lebih tepat.
(ws hendro/kus/madiuntoday)