Foto utama berita: 10 Karya Madiun Melukis Dipasang di Balai Kota, Pemkot Siapkan Perlindungan HKI

10 Karya Madiun Melukis Dipasang di Balai Kota, Pemkot Siapkan Perlindungan HKI

MADIUN – Sepuluh lukisan karya anak-anak peserta Madiun Melukis kini mendapat tempat di Balai Kota Madiun. Selasa (1/9), para pelukis cilik itu bersama Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun dan jajaran, memasang sendiri karya yang sebelumnya telah dipamerkan dan dibeli oleh jajaran pemerintah daerah.

Tak berhenti pada apresiasi, Pemerintah Kota Madiun juga menyiapkan langkah untuk memberikan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi 10 karya tersebut. Upaya ini menjadi bentuk perhatian terhadap karya anak sekaligus memberi pemahaman bahwa kreativitas yang mereka hasilkan memiliki nilai dan perlu dilindungi.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, rencana pengajuan HKI akan dikoordinasikan bersama sanggar yang menaungi para peserta. Pemkot Madiun menyiapkan kuota untuk 10 karya tersebut agar dapat diajukan sebagai kekayaan intelektual.

“Untuk HKI nanti kebetulan saya punya kuota. Nanti kita akan koordinasi dengan sanggar supaya 10 kuota ini akan coba kita ajukan di HKI, atas kekayaan intelektual,” ujarnya.

Sebelum sampai pada tahap perlindungan karya, lukisan anak-anak tersebut terlebih dahulu dipamerkan dalam kegiatan Madiun Melukis. Karya yang dinilai menarik kemudian dipilih dan dibeli oleh Plt Wali Kota, Sekda, asisten, serta jajaran perangkat daerah dengan nominal yang beragam.

Kali ini, anak-anak tidak hanya melihat karyanya terpajang. Mereka juga diajak memasang sendiri di Balai Kota agar tumbuh pengalaman dan menanamkan kecintaan anak-anak mulai usia dini kepada pemerintah melalui lukis.

Salah satu orang tua peserta, Ayu, warga Jalan Tuntang, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Putrinya, Angelica, 11 tahun, siswi kelas V MIN 1 Kota Madiun, merupakan salah satu peserta yang karyanya dipajang di Balai Kota Madiun. Ia merasa bangga karena bakat anaknya dapat tersalurkan melalui kegiatan tersebut.

“Bangga karena bakat anak bisa tersalurkan. Harapannya, ke depan bisa lebih banyak kegiatan serupa yang bisa mewadahi bakat dan minat anak-anak,” katanya.

Bagi 10 pelukis cilik tersebut, lukisan yang kini terpajang di Balai Kota bukan sekadar hasil dari sebuah kegiatan. Karya mereka mendapat apresiasi, ruang untuk dipamerkan, sekaligus disiapkan untuk memperoleh perlindungan HKI, menjadi langkah kecil untuk mengenalkan pentingnya menghargai dan melindungi karya sejak usia dini.

(ws hendro/kus/madiuntoday)S

Galeri Foto

10 foto
Kategori: Berita
Tag: #Berita #Keragaman Budaya #Event
Bagikan:
Nael

Nael

Penulis artikel di Madiun Today — portal berita resmi Pemerintah Kota Madiun.

Artikel Terkait