MADIUN – Ada yang berbeda dalam giat Wali Kota Bersama Rakyat (WBR). Giat WBR tak hanya memberikan pelayanan dan berdialog dengan warga di satu lokasi. Namun, dimulai dengan turun ke lapangan untuk memberikan intervensi dan solusi. Hal itu seperti yang terlihat dalam gelaran WBR kali keempat di tahun ini. Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkeliling ke titik-titik darurat di kelurahan yang menjadi lokus sasaran.
‘’Kali ini (WBR) saya ubah. Sekarang bagaimana saya dan teman-teman pemkot hadir menyelesaikan masalah di masyarakat. Jadi tidak hanya dialog menyerap aspirasi. Tapi kita turun untuk memberikan intervensi,’’ kata Plt wali kota.
WBR kali keempat ini kembali menyasar wilayah Kecamatan Kartoharjo dengan lokus sasaran di Kelurahan Kartoharjo, Oro-Oro Ombo, dan Klegen. Namun, untuk giat keliling kali ini baru menyasar untuk wilayah Kelurahan Kartoharjo dan Oro-Oro Ombo. Kegiatan keliling tersebut dilakukan Plt wali kota dan OPD melalui gowes, Kamis (10/9).
Berbagai permasalahan ditinjau langsung. Seperti permasalahan stunting, orang dengan gangguan jiwa, pelaku usaha disabilitas, hingga permasalahan pembangunan fisik seperti saluran, pengerukan sedimen, hingga pengaspalan jalan. Permasalahan sampah juga tak luput dari perhatian Plt wali kota. Salah satu titik yang dikunjungi adalah Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Plt wali kota juga memberikan target waktu penyelesaian berbagai permasalahan tersebut.
‘’Sebelumnya teman-teman lurah sudah mengecek mana-mana yang menjadi permasalahan prioritas. Sehingga titik-titik darurat itu segera kita tindaklanjuti segera kita intervensi, dan segera kita dijalankan sesuai dengan KPI (key performance indicator),’’ tegasnya.
Pola anyar WBR tersebut diharapkan lebih dirasakan kebermanfaatannya di masyarakat. Artinya, masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah. Namun, agenda dialog bersama masyarakat tidak dihilangkan. Giat dialog bakal mengemuka pada puncak WBR yang rencananya berlangsung di Lapak Taman Obor Kelurahan Oro-Oro Ombo. Dalam giat tersebut juga dimanfaatkan untuk menyelesaikan permasalahan yang mungkin belum tersolusikan saat keliling di lapangan sebelumnya.
‘’Intinya WBR sekarang ini bagaimana wali kota bersama OPD hadir langsung memecahkan masalah dan memberikan solusi langsung ke warga di masing-masing kelurahan,’’ pungkasnya. (dspp/agi/madiuntoday)