Foto utama berita: Perajin Batik Madiun Didorong Kembangkan Desain untuk Tingkatkan Daya Saing

Perajin Batik Madiun Didorong Kembangkan Desain untuk Tingkatkan Daya Saing

MADIUN – Pemkot Madiun terus mendorong perajin batik untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas karya. Salah satunya melalui Pelatihan Peningkatan Daya Saing Motif Batik Khas Madiun yang berlangsung di Galeri Dekranasda, Senin (14/9).

Sebanyak 30 perajin mengikuti pelatihan dengan pendampingan Seto Utoro dari Batik Eseto Temayang, Bojonegoro. Pelatihan tidak hanya mengajarkan teknik membatik, tetapi juga melatih peserta menggali ide, membuat desain, dan memahami filosofi di balik karya yang dibuat.

Seto mengatakan, peserta tidak diberikan pola yang sudah jadi. Mereka justru didorong untuk menggambar dan mengembangkan desain sendiri. Dalam praktiknya, peserta mengolah tiga inspirasi yang dekat dengan Kota Madiun, yakni kereta, pecel, dan pendekar.

“Kalau teknik umum biasanya pengrajin diberikan pola. Tapi di sini pengrajin dirangsang untuk menggambar langsung, sehingga hasil karyanya benar-benar karya orang Madiun,” ujarnya.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari. Hari pertama digunakan untuk membuat desain, hari kedua peserta mengaplikasikan desain ke kain, kemudian hari ketiga dilanjutkan dengan pencelupan dan pewarnaan.

Menurut Seto, metode tersebut membuat perajin lebih aktif dalam mengembangkan kreativitas. Kemampuan menggali ide dan membuat desain secara mandiri juga menjadi bekal bagi perajin untuk menghasilkan produk yang lebih beragam dan memiliki nilai tambah.

“Peluangnya sangat besar. Batik itu sebenarnya sudah ada di Madiun. Hanya, untuk penggalian ini perlu dilakukan lebih dalam lagi,” katanya.

Pengalaman tersebut mendapat respons positif dari Lilik Widiawati, owner WMH Batik sekaligus peserta pelatihan. Ia menyebut materi yang diberikan membantu perajin mendapatkan pengetahuan baru dalam mengembangkan desain.

“Pelatihan ini sangat bagus dan membantu sekali perajin batik untuk meningkatkan mutu dan kualitas motif,” tuturnya.

Lilik berharap kemampuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengembangan produk sehari-hari. Dengan desain yang semakin beragam dan kualitas yang terus meningkat, perajin batik Kota Madiun diharapkan semakin mampu bersaing dan membawa karya lokal lebih dikenal. (w.s hendro/im/madiuntoday)

Galeri Foto

6 foto
Kategori: Berita
Tag: #Ekonomi #Seni dan Budaya #Keragaman Budaya
Bagikan:
Nael

Nael

Penulis artikel di Madiun Today — portal berita resmi Pemerintah Kota Madiun.

Artikel Terkait