MADIUN – Keberadaan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Madiun terus dioptimalkan. Pembangunan gerai pun terus berproses di masing-masing kelurahan. Baik yang sudah mulai pembangunan maupun yang masih dalam penyiapan lahan hingga pemilihan lokasi. Seperti di Kelurahan Josenan yang masih dalam proses pemilihan lokasi. Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun pun datang meninjau calon lokasi yang diusulkan untuk KKMP Kelurahan Josenan tersebut.
‘’Kita ke Josenan untuk melihat aset yang nantinya menjadi lokasi KKMP. Dalam menentukan titik tentunya akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah pusat,’’ kata Plt wali kota.
Lokasi yang ditinjau yakni aset lapangan di sebelah lantor Kelurahan Josenan. Lahan itu dinilai pas secara luasan. Namun, tidak menutup kemungkinan mengemuka lokasi lain. Standar bangunan KKMP memerlukan total lahan 1.000 meter persegi. 600 meter persegi di antaranya untuk bangunan gerainya. Tetapi, untuk wilayah dengan keterbatasan lahan tentunya ada penyesuaian.
Seperti diketahui, pembangunan gerai KKMP di Kota Madiun memang terus berjalan. Setidaknya, sudah ada empat gerai yang mulai proses pembangunan. Yakni, gerai KKMP Demangan, Kuncen, Nambangan Lor, dan Kelurahan Kartoharjo. Sisanya masih dalam proses pencarian lokasi yang tepat. Termasuk di wilayah Kelurahan Josenan tersebut. Nantinya di Kota Madiun bakal ada 27 gerai KKMP.
Kendati begitu, bukan berarti KKMP di Kota Madiun tidak berjalan. Bahkan, 27 KKMP di Kota Madiun sejatinya sudah berjalan. Namun, dengan gerai seadanya atau memanfaatkan bangunan yang ada bahkan rumah warga. Ada juga yang memanfatkan bangunan semi permanen seperti lapak kontainer. Pasalnya, secara kelembagaan 27 KKMP di Kota Madiun sudah sah berdiri dan boleh beroperasi.
Tak hanya meninjau lahan calon lokasi KKMP, Plt wali kota juga meninjau Pasar Josenan tak jauh dari lokasi. Plt wali kota mendapati sejumlah kios yang kosong. Plt wali kota berharap kios kosong tersebut nantinya dimanfaatkan oleh warga Josenan sendiri.
‘’Sekaligus tadi juga melihat Pasar Josenan. Tadi ada beberapa kios kosong. Nanti saya harapkan masyarakat Josenan sendiri yang mengisi,’’ pintanya. (ws hendro/agi/madiuntoday)