MADIUN – Upaya menjaga kesehatan remaja terus diperkuat di Kota Madiun. Salah satunya melalui gerakan minum Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri yang menjadi bagian dari kegiatan Kampanye dan Penggerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat 2026 di SMPIT Bakti Ibu, Rabu (23/9).
Kegiatan yang digagas Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kota Madiun itu menyasar 114 siswa. Terdiri dari 64 siswa dan 50 siswi. Para siswi tidak hanya diajak minum TTD bersama, tetapi juga mendapatkan sarapan bergizi seimbang, serta mendapatkan edukasi kesehatan tentang pentingnya gizi pada masa remaja.
Plh Kepala Dinkes PP dan KB Kota Madiun dr. Wahyu Hetty Darmawati mengatakan, kegiatan tersebut merupakan penguatan dari program Aksi Bergizi yang selama ini rutin dilakukan di sekolah-sekolah jenjang SMP dan SMA di Kota Madiun.
“Aksi Bergizi ini merupakan kegiatan rutin yang sudah berjalan di Kota Madiun. Hari ini semacam stimulan untuk penguatan yang sudah berjalan, dengan lokus di SMPIT Bakti Ibu,” ujarnya.
Menurut Wahyu, konsumsi TTD secara rutin penting untuk membangun kebiasaan sehat pada remaja putri. Karena itu, pihaknya mendorong agar siswi terbiasa mengonsumsi satu tablet setiap minggu sesuai anjuran.
“Harapannya, kepatuhan siswi dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah bisa terus meningkat. Selain itu, kami juga mendorong aktivitas fisik serta konsumsi sayur dan buah,” jelasnya.
Penguatan Aksi Bergizi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Sekolah didorong untuk melaksanakannya secara rutin sehingga kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi, aktif bergerak, dan minum TTD dapat menjadi bagian dari keseharian para siswa. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam pencegahan stunting di Kota Madiun.
(bip/kus/madiuntoday)