MADIUN – Puluhan atlet muda Kota Madiun menunjukkan kemampuan mereka dalam Kejuaraan Kota (Kejurkot) Gymnastic 2026 di GOR Tenis Indoor Stadion Wilis, Kamis (24/9). Ajang yang digelar Persatuan Senam Indonesia (Persani) Kota Madiun tersebut menjadi sarana pembinaan sekaligus evaluasi perkembangan atlet senam.
Sebanyak 88 atlet putra dan putri ambil bagian dalam kejuaraan tahun ini. Peserta terbagi dalam tiga kelompok umur, yakni Pra Junior, Junior, dan Senior. Mereka bersaing di nomor masing-masing untuk mendapatkan hasil terbaik.
Menurut Wakil Ketua Persani Kota Madiun, Salmarini, Kejurkot menjadi bagian dari upaya Persani untuk melihat perkembangan atlet hasil pembinaan. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan juga memberikan pengalaman bertanding bagi atlet sejak usia dini.
“Kejurkot ini menjadi salah satu cara kami melihat sejauh mana perkembangan atlet selama mengikuti latihan. Anak-anak juga perlu pengalaman bertanding supaya semakin terbiasa dengan suasana kompetisi,” jelasnya.
Kejurkot tahun ini mempertandingkan nomor All Around, Floor, Beam, dan Vault untuk senam artistik. Setiap nomor memiliki tingkat kesulitan yang berbeda sehingga atlet dituntut menguasai teknik, kekuatan, keseimbangan, dan ketepatan gerakan.
Jumlah peserta yang mencapai 88 atlet juga menunjukkan minat terhadap olahraga senam di Kota Madiun terus berkembang. Persani pun berharap semakin banyak atlet muda yang tertarik menekuni senam dan mengikuti pembinaan secara rutin.
“Harapannya, dari Kejurkot ini muncul atlet-atlet yang bisa terus berkembang dan nantinya mampu membawa nama Kota Madiun di kejuaraan yang lebih tinggi,” tambah Salmarini.
Kejurkot Gymnastic 2026 sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi atlet senam di Kota Madiun. Melalui kompetisi yang rutin digelar, atlet mendapat kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah jam terbang sebelum menghadapi pertandingan di tingkat yang lebih tinggi.
(bip/kus/madiuntoday)