MADIUN – Gelaran Madiun Menari beberapa waktu yang lalu ternyata menarik perhatian Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Wagub pun memberikan apresiasi atas hadirnya event Madiun Menari tersebut karena bukan dari Pemerintah Kota Madiun. Sebaliknya, event berangkat dari inisiatif masyarakat. Apresiasi itu disampaikan Wagub Emil bersamaan gelaran Jawa Pos Radar Madiun Award 2026 di Aston Hotel, Selasa (29/9) sore.
‘’Tugas pemerintah bukan mencari pembuktian, tetapi memfasilitasi apa yang dilakukan masyarakat,’’ kata wagub.
Wagub Emil menilai pemerintah tidak harus selalu menjadi inisiator. Pemerintah dapat memperkuat inisiatif masyarakat melalui dukungan anggaran, regulasi, maupun kehadiran langsung. Pemerintah kemudian hadir untuk memfasilitasi dan memastikan pelaksanaannya berlangsung tertib.
Partisipasi masyarakat ini dinilai penting karena sejatinya perputaran ekonomi terbesar ada di masyarakat. Wagub menyebut pemerintah dengan segala kekuatan anggarannya hanya menyumbang lima persen. Selebihnya, dari sektor swasta. Karenanya, partisipasi masyarakat penting untuk selalu ditingkatkan.
‘’Secara perputaran ekonomi, pemerintah hanya menyumbang lima persen. 95 persen lainnya dari swasta. Makanya saya ingat video mas wali kota, beliau ada acara festival nari, mas wali langsung bilang, mas Bagus, ini bukan program pemkot, ini inisiatif warga,’’ jelasnya.
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menyebut kegiatan Madiun Menari yang disebut wagub festival tari tersebut memang lahir dari inisiatif masyarakat. Hadirnya event bukan program yang sepenuhnya dibiayai pemerintah daerah melalui APBD.
‘’Ya, memang Madiun Menari dari masyarakat bukan dari Pemerintah Kota. Saya hanya memberikan trigger kecil. Seluruh kegiatan yang konsep adalah teman-teman sanggar dan juga dibiayai sendiri oleh masyarakat sehingga fungsi pemerintah dalam hal ini sebagai fasilitator itu terwujud,’’ ungkapnya.
Plt wali kota berharap ke depan lebih banyak lagi partisipasi masyarakat dalam kegiatan di Kota Madiun. Mulai dari ide, gagasan, dan konsep berangkat dari masyarakat. Harapannya, kegiatan-kegiatan di Pemerintah Kota Madiun merupakan milik masyarakat.
‘’Sehingga harapan besar, saya sudah menyampaikan ke depannya semua ide, gagasan, dan harapan besar dari masyarakat. Sehingga nanti kegiatan-kegiatan Pemerintah Kota yang ada di Pemerintah Kota Madiun ini milik dari masyarakat,’’ harapnya. (rams/agi/madiuntoday)