Foto utama berita: Tantangan Hanung Bramantyo Garap 'Lobang Buaya': Dari Isu Sensitif G30S hingga Alasan Pilih Genre Horor

Tantangan Hanung Bramantyo Garap 'Lobang Buaya': Dari Isu Sensitif G30S hingga Alasan Pilih Genre Horor

MADIUN — Sutradara kenamaan Hanung Bramantyo kembali menyapa penikmat film tanah air lewat karya terbarunya berjudul Lobang Buaya. Dibintangi Carissa Perusset, film ini mengemas peristiwa kelam Gerakan 30 September 1965 ke dalam balutan genre horor.

Mengangkat isu sensitif seputar gerakan komunis di masa lalu tentu bukan perkara mudah. Hanung membeberkan bahwa awalnya ia berniat menggarap ide ini ke dalam bentuk film drama dokumenter (dokudrama). Namun, potensi penolakan dan intervensi dari berbagai pihak membuatnya harus memutar otak.

Alasan tersebut bukan tanpa dasar. Hanung teringat nasib film Sayap-Sayap Patah karya rekannya, Rudi Soedjarwo, yang hanya bertahan tiga hari di bioskop akibat adanya intervensi pihak berwajib.

"Saya pengin banget membuat film dokudrama, tapi ternyata dengan tema 1965, banyak sekali teman-teman yang membuat film itu ternyata enggak boleh tayang," ujar Hanung usai menggelar nonton bareng di Suncity Madiun, Sabtu (3/10/2026).

Pengalaman pahit ini sejatinya pernah dirasakan langsung oleh suami Zaskia Adya Mecca tersebut. Saat menggarap skenario berlatar G30S bertajuk September 9 yang sudah didukung riset sejarawan dan sponsor matang, ia mendadak menerima telepon yang memintanya menghentikan proses produksi. Padahal, ia meyakini karya itu bisa tampil lebih otentik dibanding film sejarah versi Arifin C. Noer.

Berangkat dari bayang-bayang risikonya investasi hilang dan pengetatan izin, Hanung akhirnya berkompromi dengan mengalihkan format cerita ke dalam genre horor. 

"Ini masih hari ketiga, semoga tetap bisa tayang, tidak diturunkan, dan saya masih diizinkan untuk terus berkarya," harapnya. 

(ws hendro/madiuntoday.id)

Galeri Foto

1 foto
Kategori: Berita
Tag: #Hiburan #Informasi
Bagikan:
Nael

Nael

Penulis artikel di Madiun Today — portal berita resmi Pemerintah Kota Madiun.

Artikel Terkait