Foto utama berita: Dari KU 10 hingga KU 12, Talenta Sepak Bola Cilik Asah Mental di Dandim Cup I Kota Madiun

Dari KU 10 hingga KU 12, Talenta Sepak Bola Cilik Asah Mental di Dandim Cup I Kota Madiun

MADIUN – Kesempatan melangkah ke kompetisi yang lebih besar terbuka bagi para pesepak bola cilik melalui Dandim Cup I Kota Madiun. Turnamen kategori kelompok umur (KU) 10 dan KU 12 ini tidak sekadar menjadi ajang perebutan juara, tetapi juga ruang bagi pemain muda untuk menunjukkan potensi sekaligus menambah pengalaman bertanding.

Persaingan dimulai di Stadion Wilis Kota Madiun, Sabtu (10/10). Turnamen bertajuk Grassroots Indonesia Road to Pakansari Bogor tersebut dibuka langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0803/Madiun Letkol Inf I Nyoman Adhisaputra dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI. Sebanyak 32 peserta dari Kota Madiun dan luar daerah ambil bagian dalam kompetisi yang sekaligus menjadi ajang penjaringan bibit atlet sepak bola.

Dandim 0803/Madiun Letkol Inf I Nyoman Adhisaputra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya Dandim Cup I. Menurutnya, turnamen ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menumbuhkan semangat berolahraga sekaligus mengembangkan potensi di bidang sepak bola.

“Terima kasih kepada seluruh pendukung atas terselenggaranya acara ini. Tidak lain dan tidak bukan, ini ajang untuk menumbuhkan semangat generasi muda, anak-anak kita semua,” ujarnya.

Ia berharap kompetisi kategori KU 10 dan KU 12 tersebut dapat membantu menemukan bibit-bibit pesepak bola potensial dari Kota Madiun. Pembinaan sejak usia dini diharapkan turut berkontribusi terhadap kemajuan sepak bola Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Khususnya di Kota Madiun ini bisa mendapatkan benih-benih, bibit-bibit yang unggul dalam persepakbolaan,” tambahnya.

Bukan hanya pengalaman bertanding yang dipertaruhkan, turnamen ini juga menawarkan kesempatan untuk melangkah lebih jauh. Juara pertama dan kedua akan berkesempatan mengikuti kompetisi di Pakansari, Bogor. Peluang tersebut menjadi motivasi bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengukur hasil pembinaan yang selama ini dijalani.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun yang turut hadir dalam pembukaan menilai, kompetisi menjadi bagian penting dari proses pembinaan pemain usia dini. Anak-anak yang selama ini berlatih bersama Sekolah Sepak Bola (SSB) membutuhkan kesempatan bertanding agar terbiasa menghadapi lawan dan mengasah mental di lapangan.

“Ini menjadi ajang untuk adik-adik, utamanya kelompok junior, untuk terus menggembleng mental bertanding,” ungkapnya.

Menurutnya, kesempatan berkompetisi perlu terus diperluas agar pembinaan sepak bola usia dini di Kota Madiun semakin berkembang. Untuk itu, Pemkot Madiun menyiapkan dukungan bagi keberlangsungan kompetisi kelompok umur pada 2027. Salah satunya melalui koordinasi dengan SSB, Kodim, dan instansi terkait untuk menyiapkan tim serta membuka peluang penyelenggaraan turnamen berikutnya.

“Sehingga kompetisi untuk kelompok umur, khususnya kelompok umur di Kota Madiun ini hidup,” pungkasnya.

Dengan adanya kompetisi yang berkelanjutan, para pemain muda diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mental bertanding dan pengalaman yang cukup untuk berkembang ke jenjang berikutnya.

(Dspp/rat/diskominfo)

Galeri Foto

19 foto
Kategori: Berita Olahraga
Tag: #Berita #Olahraga
Bagikan:
Nael

Nael

Penulis artikel di Madiun Today — portal berita resmi Pemerintah Kota Madiun.

Artikel Terkait