Foto utama berita: Berawal dari Kecintaan pada Budaya, Aira Bunga Cantika Raih Juara Duta Pariwisata Remaja Jatim

Berawal dari Kecintaan pada Budaya, Aira Bunga Cantika Raih Juara Duta Pariwisata Remaja Jatim

MADIUN – Di antara penampilan tari, nyanyian, dan monolog, Aira Bunga Cantika memilih jalan berbeda. Remaja asal Kota Madiun itu membawa pencak silat ke panggung talent show Duta Pariwisata Remaja Jawa Timur 2026. Bukan sekadar unjuk kemampuan, pilihan tersebut menjadi caranya memperkenalkan identitas Kota Pendekar kepada khalayak yang lebih luas. Langkah berani itu mengantarkannya meraih gelar juara dalam ajang tersebut.

Siswi SMAN 5 Madiun kelahiran 7 November 2010 itu mengaku tak mampu menyembunyikan rasa haru ketika namanya diumumkan sebagai juara. Ada rasa terkejut, bahagia, dan syukur yang bercampur menjadi satu. Perjuangan selama persiapan, waktu istirahat yang berkurang, hingga doa orang tua seolah terbayar pada saat itu.

“Wah, rasanya benar-benar speechless dan merinding banget! Antara kaget, terharu, sama bersyukur jadi satu. Semua capek, malam-malam kurang tidur, dan doa orang tua rasanya langsung terbayar lunas detik itu juga,” ungkap Aira.

Keikutsertaannya dalam ajang tersebut bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara. Aira ingin mengambil peran dalam memperkenalkan kekayaan pariwisata Jawa Timur, terutama kepada generasi muda. Baginya, potensi daerah yang begitu beragam perlu dikenalkan melalui cara yang menarik dan dekat dengan keseharian anak muda. Kesempatan menjadi Duta Pariwisata Remaja pun menjadi ruang baginya untuk mewujudkan keinginan tersebut.

Perjalanan menuju panggung final tentu tidak selalu mudah. Di tengah kesibukannya sebagai pelajar, Aira harus membagi waktu antara menyelesaikan tugas sekolah, berlatih public speaking, dan mendalami materi pariwisata. Ia memilih fokus pada setiap tanggung jawab sesuai waktunya. Tantangan terberat justru datang ketika rasa lelah dan keraguan muncul bersamaan dengan padatnya kegiatan. Namun, pengalaman itu mengajarkannya untuk tetap konsisten dan berani melangkah meski belum merasa sempurna.

Keberanian untuk tampil berbeda menjadi salah satu hal yang membekas dalam perjalanannya. Ketika finalis lain menunjukkan bakat melalui tari, nyanyian, atau monolog, Aira memilih pencak silat yang berkaitan erat dengan identitas Kota Madiun. Ia ingin menunjukkan bahwa budaya lokal memiliki tempat di panggung anak muda, termasuk dalam ajang yang mengusung promosi pariwisata. Melalui penampilannya, ia membawa semangat Kota Pendekar sekaligus memperkenalkan seni bela diri yang menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah.

Pengalaman selama karantina juga memberinya pelajaran tentang arti kebersamaan. Menjelang grand final, suasana belakang panggung dipenuhi kesibukan dan ketegangan. Namun, para finalis justru saling membantu merapikan pakaian dan rambut, lalu memberikan semangat satu sama lain. 

“Bagi saya, momen ini membuktikan bahwa kompetisi tidak selalu tentang siapa yang mengalahkan siapa. Di balik persaingan, ada dukungan dan persahabatan yang membuat perjalanan tersebut semakin berarti,” akunya. 

Setelah meraih gelar juara, Aira ingin melanjutkan langkahnya melalui promosi wisata yang lebih dekat dengan generasi muda. Ia berencana membuat konten vlog dan storytelling kreatif yang mengangkat sudut-sudut Kota Madiun, termasuk Pahlawan Street Center (PSC). Ia juga ingin mengajak komunitas lokal menghadirkan kegiatan menarik bagi wisatawan muda. Tak hanya itu, potensi wisata sejarah dan budaya Jawa Timur, termasuk Reog dan Pendhak Tirto, menjadi kekayaan yang ingin ia perkenalkan melalui kemasan digital yang lebih segar.

Bagi Aira, gelar juara bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab baru. Ia ingin membuktikan bahwa anak muda dapat berkontribusi dalam memperkenalkan daerahnya dengan cara kreatif, tanpa meninggalkan akar budaya. Kepada teman-teman seusianya yang masih ragu untuk mencoba, ia berpesan agar tidak menunggu sampai merasa benar-benar siap. Sebab, menurutnya, keberanian untuk memulai merupakan langkah awal untuk menemukan potensi diri dan menciptakan prestasi yang membanggakan.

(ws hendro/kus/madiuntoday)

Galeri Foto

1 foto
Kategori: Berita Sosial-Budaya
Tag: #Berita #Seni dan Budaya
Bagikan:
Nael

Nael

Penulis artikel di Madiun Today — portal berita resmi Pemerintah Kota Madiun.

Artikel Terkait