Sesmenko Perekonomian Kembali Sambangi Kota Madiun, Pertumbuhan Ekonomi hingga Konsep Pembangunan Kota Jadi Bahasan



MADIUN – Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, kembali menyambangi Kota Madiun dan bertemu langsung dengan Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun di rumah dinas wali kota, Kamis (28/5). Pertemuan tersebut tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membahas berbagai ide strategis menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menyiapkan konsep pembangunan Kota Madiun yang lebih beridentitas, berkarakter, dan memiliki cerita.

Susiwijono yang merupkan putra kelahiran Ponorogo itu memang cukup akrab dengan wilayah Madiun Raya. Dalam kunjungannya kali ini, ia berdiskusi langsung bersama jajaran Pemkot Madiun terkait strategi menjaga pertumbuhan ekonomi daerah di tengah dorongan pemerintah pusat pada kuartal kedua tahun ini.

“Alhamdulillah tadi bisa diskusi. Seperti kita ketahui, pemerintah pusat juga sedang mendorong bagaimana pertumbuhan di quarter 2 ini tetap terjaga,” ujarnya.

Ia menyebut, capaian pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal pertama mencapai 5,61 persen. Menariknya, Kota Madiun disebut konsisten mencatatkan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata provinsi maupun nasional.

“Kemarin di quarter 1 cukup tinggi secara nasional 5,61 persen dan alhamdulillah Madiun selalu di atas pertumbuhan provinsi maupun nasional. Kemarin kami juga sharing dengan Magetan dan Ponorogo bagaimana PDRB di wilayah Karisidenan Madiun ini tetap terjaga di kuartal 2,” katanya.

Pemerintah pusat pun saat ini tengah menyiapkan sejumlah kebijakan guna menjaga daya beli masyarakat dan mendorong perputaran ekonomi daerah mulai Juni mendatang. Mulai dari perpanjangan bantuan, diskon tarif transportasi, hingga percepatan pencairan gaji ke-13 ASN.

Selain membahas ekonomi makro, pertemuan tersebut juga menyinggung arah pembangunan Kota Madiun ke depan. Menurut Susiwijono, Kota Pendekar memiliki potensi besar di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan jasa yang dinilai sangat potensial untuk terus dikembangkan.

“Kalau ada yang bisa dikolaborasikan menjadi program kementerian di pusat tentu akan kita dorong. Paling tidak kita punya gambaran bahwa Kota Madiun potensinya luar biasa, terutama sektor tourism, pariwisata, ekonomi kreatif, dan beberapa sektor jasa yang cocok didorong di Kota Madiun,” pungkasnya.

(Ws Hendro/rat/Madiuntoday)