Turnamen Catur Nasional Checkmate Sukses Digelar, Lahirkan Para Juara Papan Catur



MADIUN – Konsentrasi tinggi dan perhitungan matang menjadi kunci dalam Turnamen Catur Nasional "Checkmate". Ajang hasil kolaborasi antara CV Citra Aneka Pangan dan Pemerintah Kota Madiun ini mempertemukan ratusan pecatur dari berbagai penjuru tanah air dalam duel strategi yang berlangsung dari pagi hingga malam hari. Setelah melalui persaingan sengit hingga ronde terakhir, para juara akhirnya ditetapkan dan diumumkan, Minggu (31/5) malam.

Turnamen yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-108 Kota Madiun itu sukses menyedot perhatian pecatur dari berbagai daerah di Indonesia. Tak kurang dari 850 peserta ambil bagian dalam ajang yang menjadi salah satu turnamen catur terbesar yang pernah digelar di Kota Pendekar.

Para pemenang pun diumumkan dalam sejumlah kategori, mulai kategori umum, Best Lady, hingga kategori lokal Kota Madiun yang terbagi dalam kelompok senior, SMP-SMA, dan pelajar SD. Selain membawa pulang piala dan sertifikat, para juara juga berhak menerima uang pembinaan dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.

Wakil Ketua I Bidang Pembinaan Prestasi, Perwasitan, dan Peraturan Pertandingan Percasi Jawa Timur, Yusuf Santriono, menilai penyelenggaraan turnamen tersebut memiliki dampak besar bagi pembinaan olahraga catur, baik di tingkat Jawa Timur maupun nasional.

Menurutnya, di tengah kondisi banyak daerah yang mengalami keterbatasan anggaran sehingga sejumlah cabang olahraga kesulitan menggelar kompetisi, kehadiran turnamen seperti Checkmate menjadi angin segar bagi dunia olahraga prestasi.

"Event seperti ini sangat membantu pembinaan olahraga catur. Saat banyak daerah mengalami pemotongan anggaran, kegiatan berskala nasional seperti ini justru menjadi ruang kompetisi yang sangat dibutuhkan para atlet," ujarnya.

Yusuf menambahkan, tingginya jumlah peserta membuat persaingan berlangsung sangat ketat. Ia berharap turnamen tersebut tidak berhenti pada tahun ini saja, melainkan terus berlanjut secara berkesinambungan.

"Harapannya ada Checkmate 2, Checkmate 3 dan seterusnya. Bahkan ke depan bisa lebih kompetitif lagi dengan menghadirkan grandmaster yang ikut bertanding secara resmi," tambahnya.

Di balik ketatnya persaingan, Kota Madiun patut berbangga. Pada kategori lokal Kota Madiun, Harun Abqory berhasil meraih juara pertama kelompok SMP-SMA. Prestasi tersebut menjadi buah dari latihan dan kerja keras yang telah dijalaninya selama beberapa tahun terakhir.

"Tentu sangat senang karena selama ini latihan dan kerja keras. Harapannya ke depan tidak hanya juara kategori lokal, tapi bisa bersaing di kategori umum," ujarnya.

Kebanggaan Kota Madiun semakin lengkap dengan prestasi Nisrina Syadza Abqory yang berhasil meraih juara 2 dalam kategori Best Lady. Siswi kelas 3 SDIT Aisyah Ummul Mu’minin yang tergabung dalam Elite Mastermind Chess Club (EMCC) itu mengaku senang bisa meraih prestasi di ajang bergengsi tersebut.

“Senang sekali. Nanti ingin ikut lomba lagi dan semoga bisa juara lagi,” tuturnya singkat.

Menariknya, Harun dan Nisrina merupakan kakak beradik asal Kota Madiun yang sama-sama menorehkan prestasi dalam turnamen nasional tersebut. Keberhasilan keduanya menjadi bukti bahwa pembinaan catur usia dini di Kota Madiun terus menunjukkan hasil yang menjanjikan.

Keberhasilan penyelenggaraan Turnamen Catur Nasional ini tak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menegaskan kemampuan Kota Madiun menjadi tuan rumah kompetisi catur nasional yang kompetitif. Dengan ratusan peserta dari berbagai daerah dan persaingan yang berlangsung hingga ronde terakhir, turnamen ini menjadi bukti bahwa gairah olahraga catur di Kota Pendekar terus tumbuh dan berkembang.

(Rams/rat/Madiuntoday)