Jajanan Terbaik Hasil Cipta Kreasi Jajan Khas Peringatan Hari Jadi (2) Dodol Asam Jawa Bango Asri Bikin Surprise Arumi
MADIUN – Kelurahan Pilangbango juga mengukir prestasi di gelaran Cipta Kreasi Jajan Khas Peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Selasa (23/6). Tak tanggung-tanggung, baik tim UMKM maupun tim TP PKK Kelurahan Pilangbango berhasil mendapatkan nomor.
Yakni, juara kedua untuk produk Dodol Asam Jawa Bango Asri dari tim TP PKK Kelurahan. Satunya, ada Kerupuk Telur Asin dari tim UMKM kelurahan yang mendapat juara favorit I. Dodol Asam Jawa Bango Asri mendapatkan nilai total 282,9. Sementara Kerupuk Telur Asin mendapatkan nilai 276,9.
‘’Kalau menurut bu Arumi katanya surpise sama rasanya. Pas di awal manis layaknya dodol, tapi begitu kegigit asamnya, rasanya jadi balance,’’ kata Ketua tim TP PKK Kelurahan Pilangbango, Dwike.
Gelaran Cipta Kreasi Jajan Khas rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Madiun ini memang menghadirkan juri yang tak kaleng-kaleng. Mulai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, Le Lanny Siswandi (owner Sambal Bu Rudy Surabaya) dan Erica Puspa Sari Santoso (owner Bluder Cokro). Kegiatan yang berlangsung di Balai Kota Madiun tersebut diikuti 54 peserta dari TP PKK kelurahan dan UMKM kelurahan.
‘’Kalau dari bu Rudy, beliau memuji kemasan produk kami yang menggunakan daun jagung. Jadi lebih alami,’’ ungkapnya.
Dwike menyebut Asam Jawa memang salah satu bahan lokal yang banyak dan mudah ditemukan di Kelurahan Pilangbango. Bahkan, Asam Jawa juga menjadi pohon peneduh jalan-jalan di wilayah Kelurahan Pilangbango. Karenanya, masyarakat Pilangbango sudah terbiasa mengolah Asam Jawa menjadi berbagai produk makanan baru atau memadukannya dengan produk yang sudah ada.
‘’Karena di kelurahan kami ada banyak pohon Asam Jawa, jadi ibu-ibu di sini sudah terbiasa mengolah produk berbahan Asam Jawa. Ide dari ibu-ibu ini kita himpun dan kemudian kita sepakat untuk menampilkan Dodol Asam Jawa ini,’’ jelasnya.
Selayaknya dodol pada umumnya, bahan baku yang digunakan mulai gula, tepung ketan, dan tentu ditambahkan Asam Jawa. Proses pembuatannya memakan waktu lima sampai enam jam. Kendati tanpa bahan pengawet, Dodol Asam Jawa Bango Asri bisa tahan satu minggu di suhu ruang.
‘’Tentu saja sangat senang, apalagi dari kelurahan kami dapat dua nomor,’’ pungkasnya.
Apalagi, perhatian pemerintah tak berhenti sampai di sini. Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun akan mematenkan produk pemenang dan memberikan pelatihan khusus. Pelatihan perlu agar produk tersebut semakin memenuhi standar selera pasar. (dspp/agi/madiuntoday)