Pulau dan Median Tengah Jalan Pahlawan Dihilangkan, Berangkat dari Evaluasi Juga Menyesuaikan Rencana Awal Setelah Banyak Videotron Besar



MADIUN – Jalan Pahlawan kembali dibenahi. Kali ini pulau median tengah di jalan jantung Kota Pendekar itu akan dihilangkan. Hal itu sesuai dengan rencana awal pengembangan Jalan Pahlawan serta hasil evaluasi usai penyelenggaraan sejumlah event beberapa waktu terakhir. 

‘’Kemarin kita mengevaluasi dari beberapa kegiatan yang memanfaatkan Jalan Pahlawan, ada kendala terkait median. Makanya kita hilangkan,’’ kata Plt Wali Kota F Bagus Panuntun, Selasa (7/7).

Di sepanjang Jalan Pahlawan memang terdapat empat pulau jalan. Yakni, di depan balai kota, depan Plaza Madiun, simpang tiga dengan Jalan Kalimantan, dan di depan Kantor BNI Madiun. Keempat pulau tersebut berbentuk bulat yang berisi tanaman dan juga videotron vertikal. Sesuai perencanaan, videotron vertikal tersebut bakal dihilangkan setelah di Jalan Pahlawan sudah banyak videotron besar seperti sekarang ini. 

Tak ayal, keempat videotron vertikal beserta pulau jalannya dihilangkan. Pembongkaran dilakukan sejak, Senin (6/7) kemarin dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Seperti Dinas Komunikasi dan Informatika untuk urusan videotron, Dinas Perkim untuk urusan tamannya, dan Dinas PUPR untuk urusan pembongkaran pulau jalannya.

‘’Jalan Pahlawan itu jantung kota, tidak boleh mati. Langkah ini perlu karena ke depan ada banyak event,’’ ungkapnya.

Selain itu, median tengah di depan Grapari Telkomsel sampai hampir rumah dinas Wali Kota Madiun juga bakal dihilangkan. Namun, fungsi pembatas median tetap dipertahankan. Plt wali kota menyebut keberadaan median tengah di titik tersebut akan digantikan dengan yang non permanen. Harapannya, ketika Jalan Pahlawan dipergunakan untuk event, pembatas bakal dipindahkan sementara. 

‘’Kalau yang median tengah kita ganti dengan yang non permanen. Jadi fungsinya sebagai pembatas tetap. Tetapi saat dibutuhkan bisa kita pindah untuk sementara,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)