Siraman Air Kembang Tandai Awal Perjalanan 62 Calon Paskibraka Kota Madiun
MADIUN - Siraman air kembang menjadi tradisi yang menandai dimulainya perjalanan para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Madiun. Prosesi itu menjadi simbol kesiapan mereka sebelum menjalani pendidikan dan pelatihan menuju tugas kehormatan mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Rangkaian pelatihan diawali dengan apel di Alun-alun Kota Madiun, Kamis (30/7), yang dipimpin Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun. Sebanyak 62 pelajar mengikuti pendidikan dan pelatihan setelah lolos dari seleksi ketat yang diikuti ratusan pendaftar.
Selama pelatihan, para peserta akan ditempa melalui latihan fisik, baris-berbaris, pembentukan karakter, serta materi wawasan kebangsaan dan bela negara. Mereka juga akan menerima pembekalan dari unsur TNI, Polri, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Madiun.
Plt Wali kota menegaskan, menjadi Paskibraka bukan sekadar bertugas mengibarkan bendera saat upacara kemerdekaan. Lebih dari itu, mereka diharapkan membawa nilai disiplin, kepemimpinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
“Tentunya nanti adik-adik ini calon Paskibraka setelah mengikuti pusdiklat tidak hanya sebagai pengibar bendera. Nanti ke depannya bisa memberikan banyak manfaat dan juga menjadi magnet bagi para pemuda di wilayah lingkungan masyarakat masing-masing,” ujarnya.
Para calon Paskibraka akan menjalani seluruh rangkaian pendidikan hingga dikukuhkan menjelang 17 Agustus mendatang. Setelah itu, mereka mengemban tugas sebagai pengibar dan penurun bendera pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Madiun.
(ws hendro/kus/madiuntoday)