Usulan BPIH Haji 2027 Naik, Bipih Jemaah Diperkirakan Tetap Lebih Ringan



MADIUN – Usulan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, biaya yang harus dibayarkan langsung oleh calon jemaah atau Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) diperkirakan justru lebih ringan karena sebagian besar pembiayaan berasal dari nilai manfaat yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).


Kepala Kementerian Haji Kota Madiun, Datik Ardiyah, menjelaskan pemerintah mengusulkan BPIH sekitar Rp107 juta per jemaah. Sementara untuk jemaah yang berangkat melalui Embarkasi Jawa Timur, besarannya diperkirakan mencapai sekitar Rp109 juta.


“Kalau dihitung dari Jakarta usulan BPIH sekitar Rp107 juta. Embarkasi Jawa Timur ada selisih sekitar Rp2 juta,” ujarnya, Kamis (30/7).


Menurut Datik, kenaikan usulan BPIH dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya meningkatnya biaya akomodasi, transportasi udara, peningkatan kualitas layanan bagi jemaah, serta menguatnya nilai tukar dolar Amerika Serikat yang digunakan dalam kontrak penerbangan haji.


Meski demikian, calon jemaah tidak menanggung seluruh komponen biaya tersebut. Sekitar 60 persen kebutuhan pembiayaan haji direncanakan berasal dari nilai manfaat BPKH, sehingga Bipih yang dibayarkan jemaah diperkirakan hanya sekitar Rp45 juta. Nominal tersebut masih akan dikurangi setoran awal pendaftaran sebesar Rp25 juta.


“Mudah-mudahan usulan ini dapat disetujui Komisi VIII DPR RI,” katanya.


Datik menambahkan, hingga saat ini jadwal pelunasan Bipih masih menunggu keputusan pemerintah bersama DPR. Karena itu, calon jemaah diminta bersabar hingga besaran biaya dan jadwal pelunasan ditetapkan secara resmi.


Selain melengkapi persyaratan administrasi, calon jemaah juga diwajibkan memenuhi syarat istitaah atau kelayakan kesehatan sebelum dapat melakukan pelunasan biaya haji. Untuk itu, Kementerian Haji mengimbau para calon jemaah mulai menjaga kondisi fisik dan menjalani pemeriksaan kesehatan sejak dini.


“Kami meminta jemaah mempersiapkan fisik dan kesehatannya sejak sekarang,” pungkasnya.

(rams/kus/madiuntoday)