MADIUN
– Saluran wajib bersih dari sampah. Karenanya, Wali Kota Madiun, Maidi
menginstruksikan untuk pembersihan saluran. Seperti di saluran sepanjang Jalan
Pahlawan. Orang nomor satu di Kota Pendekar tersebut menginstruksikan petugas untuk
membersihkan saluran di jalan jantung kota itu, Senin (24/10).
‘’Saat
ini angin dan hujan luar biasa. Semua drainase dan saluran kita buka. Bak kontrol
kita bersihkan semua,’’ kata wali kota.
Bahkan,
wali kota memimpin langsung pembersihan tersebut. Semua bak kontrol dibuka
untuk di cek. Baik yang berada di bawah totoar maupun bak kontrol kecil di
pinggir jalan. Benar saja, tidak hanya sampah, tetapi juga tanah. Sedimen tersebut
cukup mengganggu aliran biarpun tak banyak.
‘’Jangan
sampai ada sampah. Saluran sudah kita lebarkan. Tetapi akan kurang maksimal
kalau banyak sampah,’’ jelas wali kota.
Banjir,
kata wali kota sudah bisa teratasi saat ini. Semua air yang biasa menggenang
jalan, bisa tertampung dalam saluran. Namun, daya tampung saluran bisa saja
kurang maksimal kalau banyak sampah. Aliran juga jadi mampet. Air bisa saja
kembali menggenangi jalan.
‘’Tidak
hanya di Jalan Pahlawan, tetapi semua saluran termasuk di lingkungan. Sudah saya
instruksikan kerja bakti massal. Kita kasih anggaran Rp 9 juta per RW untuk
pembersihan itu,’’ ungkapnya.
Wali
kota berharap masyarakat juga turut menjaga lingkungan. Tidak mengotori saluran
dan selalu menjaganya dari sampah. Saluran yang baik, aliran jadi lancar. Selain
itu, saluran yang mampet bisa menjadi sumber penyakit. Musim penghujan memang
identik dengan peningkatan berbagai penyakit. Mulai demam, diare, hingga demam
berdarah.
‘’Perilaku
hidup bersih dan sehat perlu untuk terus ditingkatkan,’’ pungkasnya.
(lukman/agi/madiuntoday)