Cegah PMK Jelang Iduladha, DKPP Kota Madiun Suntik Puluhan Hewan Kurban



MADIUN – Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggencarkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan kurban. Sebanyak 90 ekor kambing disuntik vaksin di dua lokasi penjualan ternak pada Senin (11/5) guna memastikan hewan tetap sehat dan aman diperjualbelikan.

Vaksinasi dilakukan di dua lokasi, yakni 30 ekor kambing di kawasan Jl Ki Ageng Selo dan 60 ekor lainnya di Kandang Wedhus Pak Djarot, Jl Srilangka, Kelurahan Kanigoro. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran PMK di tengah meningkatnya aktivitas jual beli hewan kurban menjelang Iduladha.

Sub Koordinator Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Madiun, Margaretha Dian Wartiningdyah mengatakan vaksinasi masih dapat dilakukan maksimal dua minggu sebelum hewan disembelih.

“Vaksinasi ini sebagai upaya antisipasi penyakit PMK pada hewan ruminansia, khususnya kambing dan domba yang diperjualbelikan untuk hewan kurban,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan vaksin Apthovet PMK dengan dosis 1 ml untuk setiap hewan berkaki empat. Penyuntikan dilakukan pada bagian leher sebelah kanan kambing.

Tak hanya vaksinasi tahap awal, DKPP juga akan melakukan vaksinasi ulang satu bulan setelah penyuntikan pertama, kemudian dilanjutkan pemberian booster setiap enam bulan guna menjaga kekebalan ternak terhadap PMK.

Hingga Mei 2026, Kota Madiun dipastikan masih bebas dari kasus PMK. Meski demikian, pengawasan terhadap lalu lintas ternak tetap diperketat, khususnya untuk hewan yang masuk dari luar daerah.

Menurut Margaretha, setiap ternak yang masuk ke Kota Madiun wajib dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal serta rekomendasi pemasukan ternak dari DKPP Kota Madiun.

“Peternak maupun pedagang diharapkan tetap mematuhi prosedur lalu lintas ternak antar daerah agar penyebaran penyakit ternak dapat diminimalisir, terutama menjelang Hari Raya Iduladha,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, vaksinasi serupa kembali dijadwalkan pada Rabu (13/5) di lokasi yang sama karena adanya penambahan hewan kurban yang didatangkan dari luar daerah.

(istimewa/im/madiuntoday)