Pandawa Social Sport Hadir, Madiun Tambah Ruang Baru untuk Olahraga dan Sport Tourism



MADIUN – Pilihan ruang olahraga di Kota Madiun terus bertambah. Masyarakat kini memiliki lebih banyak tempat untuk berolahraga, berkompetisi, sekaligus membangun kebersamaan dengan hadirnya Pandawa Social Sport di Jalan Basuki Rahmad Kota Madiun. Peresmian tersebut dihadiri sekaligus diresmikan langsung oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, Sabtu (13/6).

Kehadiran Pandawa Social Sport menjadi langkah baru dalam pengembangan ekosistem olahraga di Kota Madiun, tidak hanya sebagai tempat beraktivitas fisik, tetapi juga ruang berkumpul dan mencetak prestasi atlet. Pada kesempatan yang sama, turut dilakukan pelantikan dan pengukuhan pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Madiun masa bakti 2026–2030.

Saat ini Pandawa Social Sport menghadirkan tiga pilihan cabang olahraga, yakni mini soccer, padel, dan badminton. Kehadiran fasilitas ini semakin memperkaya ruang olahraga bagi masyarakat Kota Madiun. Selain peresmian, agenda juga dimeriahkan turnamen padel yang diikuti 128 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyampaikan apresiasinya atas hadirnya fasilitas olahraga baru tersebut. Menurutnya, Pandawa Social Sport menjadi potensi baru dalam pengembangan sport tourism di Kota Madiun.

“Pemerintah Kota Madiun merasa bahagia, akhirnya Kota Madiun punya spot wisata baru, khususnya wisata olahraga. Ini baru tiga cabor, dan masih ada rencana menambah dua cabor lagi karena space lahannya masih ada,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan Pandawa Social Sport mampu menarik masyarakat luar daerah datang ke Kota Madiun sekaligus memberi dampak bagi perekonomian dan perkembangan atlet lokal.

“Harapannya dengan adanya Pandawa Social Sport ini banyak orang luar kota datang ke Madiun. Dampaknya tentu ke ekonomi, termasuk memberikan ruang bagi atlet-atlet kita untuk berkembang,” katanya.

Plt wali kota juga mendorong agar olahraga padel semakin berkembang melalui berbagai kompetisi. Pemkot Madiun, lanjutnya, siap berkolaborasi mendukung pertumbuhan olahraga tersebut.

“Olahraga ini jangan dijadikan beban, tapi happy. Kota Madiun ini banyak atlet. Saya berharap padel ini semakin banyak kompetisi, sehingga atlet kita bisa membawa nama Kota Madiun di berbagai ajang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PBPI Kota Madiun Yoga Adhi Wicaksananto menyebut hadirnya kepengurusan PBPI menjadi langkah awal untuk mengembangkan olahraga padel sekaligus mencetak atlet berprestasi.

“Ke depan kami ingin melibatkan semua kalangan, mulai usia dini, U-14, hingga kelompok usia lainnya. Targetnya menciptakan atlet-atlet yang bisa berprestasi di tingkat Jawa Timur hingga nasional,” tuturnya.

Yoga mengatakan, salah satu program yang akan dijalankan yakni mengenalkan olahraga padel melalui sekolah-sekolah. Program tersebut diharapkan menjadi langkah regenerasi atlet sejak dini.

“Kita punya program go to school. Padel ini harus dikenalkan dari sekolah agar masyarakat tahu dan olahraga ini tidak terkesan mahal,” ungkapnya.

Dengan hadirnya Pandawa Social Sport, Kota Madiun semakin memperkuat ekosistem olahraga sekaligus membuka peluang pengembangan sport tourism di Kota Pendekar.

(Bip/rat/madiuntoday)