Aksi Madiun ASRI Serentak Digelar, Dindik Tanamkan Budaya Bersih Sejak Dini
MADIUN – Semangat menjaga lingkungan ditunjukkan para pelajar di Kota Madiun melalui Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digelar serentak, Jumat (12/6). Aksi yang diinisiasi Dinas Pendidikan Kota Madiun dalam rangka Hari Jadi ke-108 Kota Madiun itu menjadi langkah membiasakan budaya hidup bersih sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak usia dini.
Sejak pagi, para siswa menyebar ke berbagai ruas jalan, pusat keramaian, hingga lingkungan sekitar sekolah untuk melakukan aksi bersih-bersih Mereka memungut dan memilah sampah di berbagai titik di Kota Madiun sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, mengatakan Gerakan ASRI tidak sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari pembiasaan karakter agar siswa lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar.
“Melalui aksi ini kami ingin membiasakan anak-anak agar cepat tanggap ketika melihat lingkungan yang kotor. Mereka terbiasa memungut dan memilah sampah sehingga budaya hidup bersih dan sehat bisa tertanam sejak dini,” ujarnya.
Menurut Lismawati, pembiasaan tersebut diharapkan membentuk kesadaran yang berkelanjutan sehingga siswa tidak hanya menjaga kebersihan di sekolah, tetapi juga membawa kebiasaan itu ke lingkungan rumah dan masyarakat. Gerakan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) yang tengah dikembangkan Dinas Pendidikan Kota Madiun.
Gerakan ASRI sendiri tidak berhenti pada aksi bersih-bersih, tetapi juga pembiasaan memilah sampah, penghijauan, serta edukasi lingkungan guna membentuk karakter siswa yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Untuk memastikan program berjalan optimal, Dinas Pendidikan juga turun langsung melakukan pemantauan di sekolah-sekolah guna memastikan budaya ASRI diterapkan secara nyata dalam keseharian warga sekolah.
Dukungan terhadap gerakan tersebut juga datang dari sekolah. Kepala SMP Negeri 2 Madiun, Erin Irzaningtias, menilai kebersihan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman sekaligus mendukung proses pendidikan.
“Kalau lingkungan bersih, suasana belajar juga lebih nyaman, anak-anak lebih fokus dan seluruh warga sekolah merasa lebih betah. Dan budaya menjaga kebersihan di sekolah juga sudah dari dulu ada di sekolah kami melalui kegiatan jumat bersih yang rutin di laksanakan,” katanya.
Lismawati berharap gerakan tersebut memberi dampak lebih luas bagi wajah Kota Madiun. Lingkungan yang bersih dan indah dinilai tidak hanya menciptakan kenyamanan bagi warga, tetapi juga meninggalkan kesan positif bagi tamu maupun wisatawan yang datang ke Kota Pendekar.
Ke depan, Dinas Pendidikan Kota Madiun berencana menjadikan Gerakan ASRI sebagai kegiatan rutin yang dilaksanakan sedikitnya satu kali setiap bulan agar budaya peduli lingkungan terus tumbuh dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari para pelajar.
(Bip/rat/Madiuntoday)