983 Personil Gabungan Siap Kawal Suro Agung Aman, Tertib, dan Kondusif



MADIUN - Bulan Suro bukan sekadar pergantian waktu dalam kalender Jawa, tetapi juga menjadi momentum besar yang menghadirkan berbagai tradisi masyarakat di Madiun Raya. Sebanyak 983 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Aman Suro 2026 untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Aman Suro 2026 yang melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Perguruan Pencak Silat, serta berbagai instansi pendukung lainnya.

Apel ini menjadi langkah awal memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan selama pelaksanaan tradisi Suro.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun mengatakan, Suro menjadi agenda besar yang melibatkan masyarakat luas. Sehingga membutuhkan kesiapan dan sinergi semua pihak.

“Ini menjadi momen yang luar biasa untuk Madiun Kota maupun Kabupaten. Pengamanan harus dilakukan secara sinergi antara kepolisian, TNI, dan seluruh instansi terkait,” ungkapnya.

Menurutnya, apel gelar pasukan dilakukan untuk menyatukan arahan dan memastikan seluruh unsur pengamanan memahami tugas masing-masing. Ia berharap pelaksanaan Suro 2026 dapat berjalan aman seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Harapannya satu Suro ini semuanya berjalan aman. Titik-titik kerawanan juga sudah dipetakan oleh teman-teman dari Polri, dan sudah disiapkan personel untuk mengantisipasi apabila terjadi hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto menyampaikan, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Forkopimda, TNI, serta seluruh stakeholder terkait untuk mempersiapkan pengamanan Suro 2026.

“Potensi konflik sudah kami antisipasi melalui rapat koordinasi bersama pemerintah daerah dan TNI. Kami mengimbau masyarakat untuk memaknai kegiatan 1 Muharam sebagai momentum yang menyejukkan,” tuturnya.

Operasi Aman Suro 2026, lanjutnya, akan difokuskan pada pengamanan rangkaian kegiatan perguruan pencak silat yang berada di wilayah hukum Polres Madiun. Meski demikian, seluruh wilayah tetap menjadi perhatian. Aparat gabungan memastikan pengamanan dilakukan secara menyeluruh agar kegiatan Suro dan Suro Agung dapat berlangsung dengan aman dan damai.

“Jumlah personel 983. Kami pastikan pengamanan dilakukan secara maksimal agar kegiatan Suro dan Suron Agung berjalan baik dan damai. Apabila ada tindakan yang mengganggu keamanan, kami akan melakukan penegakan hukum secara profesional. Kami pastikan Madiun Raya aman,” tegasnya.

Selain menjaga situasi di lapangan, aparat juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu keresahan, termasuk melalui media sosial.

Dengan kesiapan personel dan sinergi seluruh unsur, Operasi Aman Suro 2026 diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama rangkaian tradisi Suro berlangsung.

(Bip/rat/madiuntoday)